Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Jokowi Buka-Bukaan Penyebab Banjir di Kalimantan

Presiden Joko Widodo buka-bukaan soal penyebab banjir di Kalimantan.Dia mengakui kerusakan lingkungan di sekitar sungai di Kalimantan disebab
- Apahabar.com     Rabu, 8 Desember 2021 - 17:06 WITA

Jokowi Buka-Bukaan Penyebab Banjir di Kalimantan

Presiden Jokowi mengatakan perlu ada perbaikan di daerah tangkapan air hujan di Sungai Kapuas dan Sungai Melawi agar bisa mengatasi banjir Kalimantan. Foto-Arsip Biro Pers Sekretariat Presiden

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo buka-bukaan soal penyebab banjir di Kalimantan.

Dia mengakui kerusakan lingkungan di sekitar sungai di Kalimantan disebabkan aktivitas pertambangan dan perkebunan.

“Di daerah aliran sungai, baik Sungai Kapuas, Sungai Melawi, di hulunya ini banyak yang rusak karena hal-hal yang berkaitan dengan pertambangan dan juga kerusakan hutan karena perkebunan,” kata Jokowi saat mengunjungi Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dilansir dari CNNIndonesia, Rabu (8/12).

Jokowi mengatakan perlu ada perbaikan di daerah tangkapan air hujan di Sungai Kapuas dan Sungai Melawi. Hal itu guna memperbaiki dampak kerusakan yang ada.

Jokowi mengatakan pemerintah akan menumbuhkan kembali hutan-hutan di bekas area tambang. Pemerintah akan menanam pohon di daerah-daerah tersebut.

Rencana itu telah dimulai di Sintang saat Jokowi menanam pohon bersama masyarakat. Ia bilang upaya serupa akan dilakukan di daerah lain.

“Kita harapkan ini akan dimulai juga di tempat-tempat yang lain sehingga perbaikan lingkungan untuk bekas tambang betul-betul bisa kita kerjakan dengan baik,” ujarnya.

Pemerintah juga akan membangun persemaian di Sintang. Menurutnya, langkah itu jadi awal penghijauan kembali daerah tangkapan hujan.

“Kita akan juga membangun sebuah persemaian nursery di lingkungan Sungai Kapuas dalam rangka penanaman kembali, rehabilitasi hutan-hutan kita yang rusak,” tuturnya.

Sebelumnya, kerusakan lingkungan di Kalimantan jadi sorotan usai banjir merendam Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat selama kurang lebih sebulan. Deforestasi diyakini sejumlah pemerhati lingkungan sebagai faktor utama dari bencana alam itu.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pesona Danau Sentarum

Kalbar

Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung?
apahabar.com

Nasional

Pejuang Demokrasi Meninggal Usai Merekapitulasi Surat Suara
apahabar.com

Nasional

Sederet Fakta di Balik Pembakaran Polsek Ciracas
apahabar.com

Nasional

Pria Pemakai Jasa Vanessa Angel Tak Bisa Dijerat, Ini Alasan Polisi
apahabar.com

Nasional

Gugus Tugas soal Mudik, Doni: Tetap Dilarang, Titik! 
apahabar.com

Nasional

Awan Panas Meluncur 1.100 Meter dari Puncak Merapi
apahabar.com

Nasional

Kominfo Minta Penyelenggara Vaksinasi Covid-19 Jaga Data Pribadi
apahabar.com

Nasional

Para Tersangka OTT KPK di Balikpapan Diterbangkan ke Jakarta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com