Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan

Kadinkes Kalsel Bantah jumlah ODHIV di Kalsel Meningkat

Jumlah orang dengan HIV dan AIDS (ODHIV) di Kalsel boleh dibilang sudah cukup tinggi.Data yang tercatat Dinas Kesehatan Kalsel hingga
- Apahabar.com     Rabu, 1 Desember 2021 - 23:04 WITA

Kadinkes Kalsel Bantah jumlah ODHIV di Kalsel Meningkat

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Jumlah orang dengan HIV dan AIDS (ODHIV) di Kalsel boleh dibilang sudah cukup tinggi.

Data yang tercatat Dinas Kesehatan Kalsel hingga 30 Agustus 2021 ada sebanyak 3.319 penderita.

Meski begitu Kepala Dinkes Kalsel M Muslim mengklaim bahwa penanggulangan HIV/AIDS menjadi salah satu prioritas Pemprov, di samping menangani pandemi Covid-19.

Muslim membantah jumlah ODHIV di Kalsel terus meningkat. Dia bilang kasusnya setiap tahun mengalami fluktuatif. Dari 4 tahun ke belakang misalnya pernah turun naik.

“Membandingkan datanya jangan hanya dari 2020 ke 2021, tapi ke tahun-tahun sebelumnya juga,” kata dia saat dihubungi apahabar.com, Rabu (1/12).

Misalnya, Muslim membeberkan data dari tahun 2018, total penderita HIV/AIDS tercatat sebanyak 343 kasus. Pada 2019 melonjak dengan menemukan 502 kasus.

Sedangkan pada 2020, jumlah ODHIV di Kalsel hanya ada 307. Kemudian di tahun ini penderitanya kembali melonjak dengan mencatat 349 kasus.

Kadinkes Kalsel mengklaim bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai upaya dalam menanggulangi penyakit HIV/AIDS.

Mulai dari melakukan tracing (penelusuran) dan tracking (pemeriksaan) orang-orang yang terindikasi ODHIV. Serta melibatkan sejumlah pihak.

Muslim mengakui bahwa sampai sekarang masih ada penyintas yang malu dan terjebak stigma. Sehingga ini yang membuat salah satu kendala.

“Kita ingatkan mereka (ODHIV) untuk mau dan sadar akan pentingnya berobat,” ujarnya.

“Selain itu, kita juga perlahan mengedukasi masyarakat agar stigma terhadap ODHIV itu hilang dan menganggap mereka sama seperti lainnya,” tuntas Muslim.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

mencuri

Kalsel

Mencuri, Pria Pengangguran di Banjarmasin Barat Ditangkap

Kalsel

Banjarmasin Harus Waspada! Omicron Lebih Gawat dari Covid-19 Varian Awal
apahabar.com

Kalsel

Ditinggal Warga ke Haul Guru Sekumpul, Banjarmasin Mendadak Lengang
Sajam

Kalsel

Serang Kakak Ipar dengan Sajam, Pemuda di Banjarmasin Ditangkap Polisi
apahabar.com

Kalsel

Kapal Perang KRI Tombak 629 Merapat ke Banjarmasin!
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Ikuti Peringatan HUT TNI ke-75 Secara Virtual
Ramadan

Banjarmasin

Berkah Ramadan, Yayasan Haji Maming Berbagi untuk Langgar Darul Ibadah Teluk Dalam
Puting Beliung

Kalsel

Puting Beliung Berlalu, Desa Raya Belanti Tapin Kini Kebanjiran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com