Via Pesantrenpreneur, Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Songsong Putaran Nasional Liga 3, Pemain Persemar Martapura Teken Kontrak Saingi Jembatan ‘Basit’, Banjarmasin Geber Megaproyek Pembelah Sungai Martapura Waketua DPRD Respons Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’ Fix! Sopir Batu Bara Tapin Batal Sweeping Truk Semen Tabalong

Kantor PSS Sleman Terbakar, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Polisi menetapkan dua tersangka kasus pembakaran kantor PSS Sleman atau Omah PSS di Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, Rabu (1/12)
- Apahabar.com     Rabu, 1 Desember 2021 - 14:05 WITA

Kantor PSS Sleman Terbakar, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Polisi menunjukkan barang bukti kasus pembakaran Kantor PSS saat jumpa pers di Mapolres Sleman, Rabu (1/12). Foto-Antara

apahabar.com, YOGYAKARTA – Polisi menetapkan dua tersangka kasus pembakaran kantor PSS Sleman atau Omah PSS di Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, Rabu (1/12). Masing-masing berinisial GD (36) dan TL (26).

Penetapan tersangka dilakukan setelah GD warga Pundong, Kabupaten Bantul dan TL warga Trimulyo, Kabupaten Sleman, menyerahkan diri di Mapolres Sleman pada Selasa (30/11) malam.

“Pelaku menyerahkan diri semalam sekitar pukul 23.00 WIB,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sleman AKP Rony Prasadana seperti dilansir Antara, Rabu.

Rony mengatakan peristiwa pembakaran Kantor Omah PSS di Jalan Raya Randu Gowang, Tegalweru, Sariharjo, Ngaglik, Sleman terjadi pada 28 November 2021.

“Motif pelaku karena kecewa terhadap manajemen PT PSS dan permainan PSS Sleman yang tidak kunjung bagus selama mengikuti Liga 1,” ujar Rony.

Pelaku pembakaran, menurut dia, tidak lain merupakan oknum anggota salah satu klub suporter PSS Sleman.

Ia menjelaskan sebelum melakukan pembakaran, pada hari yang sama pukul 15.00 WIB tersangka GD datang ke acara musik dangdut sembari nonton pertandingan PSS melawan Persita Tangerang.

Acara itu digelar oleh salah satu kelompok suporter PSS di Ngaglik, Sleman.

Dalam pertandingan yang mereka saksikan, PSS Sleman mengalami kekalahan dengan skor 1-0 untuk Persita Tangerang.

Kendati laga belum usai, lanjut Rony, GD yang sebelumnya minum minuman keras kemudian mengajak TL dan GTX untuk meluapkan kekecewaan mereka ke Omah PSS.

“Pelaku bersama dengan kedua teman pelaku menuju parkiran motor, selanjutnya pelaku mengatakan kepada mereka ‘ayo ke Omah PSS saja, ngamuk’. Mereka tidak menjawab dan langsung mengikuti pelaku,” ujar Rony.

Selanjutnya GD membonceng TL dengan mengendarai sepeda motor dan GTX mengikuti dari belakang.

“Sebelum sampai di Omah PSS, GD menyuruh TL untuk membeli bensin di warung pinggir jalan, kemudian TL dan GD membeli bensin 1 liter di daerah Jalan Palagan,” kata dia.

Setelah tiba di Omah PSS sekitar pukul 17.00 WIB, tersangka GD menuju ruang pertemuan di kantor itu dengan membawa bensin yang sudah ditempatkan di botol air mineral.

Menurut Rony, saat memasuki gerbang Omah PSS, GD sempat ditegur oleh sekuriti, namun tidak dihiraukan.

GD selanjutnya menuangkan bensin ke meja kayu, beberapa kursi, lantai, dan tembok di ruangan itu.

“Kemudian GD menyalakan korek api dan membakar meja kayu tersebut,” urainya.

Menurut dia, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya botol air mineral yang dipakai menyimpan bahan bakar, korek api, sepotong hoodie milik pelaku, masker warna putih, celana panjang, dan dua buah rekaman kamera pengawas CCTV.

Dalam kasus itu, polisi menjerat tersangka GD dan TL dengan Pasal 170 ayat (1), Pasal 187 ayat (1) ke (1) dan Pasal 406 ayat (1) KUHP Jo 55 KUHP.

Penyidik, kata dia, masih akan mengembangkan kasus itu guna menelusuri keterlibatan pelaku lain.

Rony menambahkan polisi membuka peluang “restorative justice” atau upaya mediasi untuk menyelesaikan kasus itu di luar pengadilan.

“Tapi nanti tergantung dari pihak pelapor maunya seperti apa karena mereka yang merasa dirugikan,” ujar dia.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Warga Pulau Sebesi Belum Tersentuh Bantuan Pasca-Disapu Tsunami
Natal dan Tahun Baru

Nasional

Pandemi Belum Usai, Pemerintah Daerah Diminta Bersiap Hadapi Perayaan Natal dan Tahun Baru
apahabar.com

Nasional

Tim SAR Temukan Lagi 3 Jenazah Korban Longsor di Sukabumi
Vaksin Sinovac

Nasional

Resmi! BPOM Keluarkan Izin Penggunaan Vaksin Sinovac untuk Anak 6-11 Tahun
apahabar.com

Nasional

Ini Penjelasan KPK Terkait Konstruksi Perkara Jerat Romahurmuziy
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Terus Pantau 7 WNI yang Masih di Hubei

Nasional

Polisi Ungkap Prostitusi Sesama Jenis Berujung Pembakaran Korban
apahabar.com

Nasional

Dilantik Kapolri, Idham Azis Resmi Naik Pangkat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com