Resmi Somasi Asprov PSSI Kalsel, Persebaru Banjarbaru Siap Adu Bukti Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia di Piala Asia 2022, Dapat Ditonton Gratis Mengejutkan, Pelatih Risto Vidakovic Tinggalkan Borneo FC Pesantrenpreneur: Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Fakta Baru Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’: Digagas Era Soeharto, Studi Kelayakan Diatensi

Kasus Bagi Hasil Sawit di Tanbu, Dua Pihak Sepakat Damai, Terlapor Masih Ditahan

Kasus bagi hasil jual beli kelapa sawit yang melibatkan I Putu Sudiarta dan AH berakhir damai.
- Apahabar.com     Jumat, 17 Desember 2021 - 15:53 WITA

Kasus Bagi Hasil Sawit di Tanbu, Dua Pihak Sepakat Damai, Terlapor Masih Ditahan

Para pihak saat menandatangi perdamaian dan pencabutan berkas laporan. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BATULICIN – Kasus bagi hasil jual beli kelapa sawit yang melibatkan I Putu Sudiarta dan AH berakhir damai.

Pelapor AH mencabut laporannya di Polres Tanah Bumbu pada Senin 13 Desember 2021. Dia meminta kasus tersebut diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

Sebelumnya, I Putu Sudiarta dilaporkan karena penggelapan Laporan Polisi Nomor: LP/B/192/IX/2021/SPKT/Polres Tanah Bumbu/Polda Kalimantan Selatan tanggal 29 September 2021 karena kerja sama tersebut dianggap merugikan pelapor hingga lebih dari Rp 7 miliar.

Meski laporan sudah dicabut, tetapi sampai saat ini I Putu Sudiarta belum juga dibebaskan oleh Polres Tanah Bumbu.

I Nengah Mantra, keluarga dari terlapor, I Putu Sudiarta, mempertanyakan hal tersebut.

“Kan sudah damai dan laporan sudah dicabut oleh pelapor, tapi sampai sekarang mengapa terlapor masih tetap ditahan di Mapolres?” ujarnya.

AH, saat dikonfirmasi membenarkan telah mencabut laporannya di Mapolres.

“Benar laporan perkara sudah saya cabut dan kami sepakat untuk damai dan diselesaikan secara kekeluargaan,” tegasnya.

Berdasarkan Surat Edaran Kapolri Nomor: SE/8/VII/2018 tentang Penerapan Keadilan Restoratif (restorative Justice) dalam Penyelesaian Perkara Pidana, dan Peraturan Kejaksaan No.15 tahun 2020, ketika Laporan dicabut oleh korban/pelapor, maka penyidikan dihentikan.

Terpisah, Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Himawan Sutanto Saragih, saat dikonfirmasi media, mengaku tidak mengetahui perkara tersebut.

“Saya tidak tahu,” jawab Kapolres saat dikonfirmasi media, Jumat (17/12) pagi.

Kapolres menyarankan kepada pihak terlapor dan pelapor untuk mendatangi penyidik di Satreskrim Polres Tanah Bumbu.

“Pelapor sama terlapor datang lagi, tanyain penyidiknya ini gimana pak,” saran Kapolres.

Saat berita ini dirilis, pihak pelapor dan keluarga terlapor baru berencana mendatangi Mapolres Tanah Bumbu untuk meminta kepastian lebih lanjut.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tersangka bersama barang bukti. Foto: Humas Polres Tanbu

Tanah Bumbu

Satresnarkoba Polres Tanah Bumbu Ringkus Pemakai Sabu di Simpang Empat

Tanah Bumbu

Perkumpulan Banteng Borneo Perjuangan Potong Sapi Kurban untuk Masyarakat
Kodim Tanbu

Tanah Bumbu

Latih PBB, Upaya Kodim Tanbu Tingkatkan Kedisiplinan Generasi Muda
apahabar.com

Tanah Bumbu

Update Covid-19 di Tanbu: 2 Tambahan Positif dari Angsana

Tanah Bumbu

Sikat Ponsel di Toko Buah, Warga Simpang Empat Diringkus Resmob Polres Tanbu

Tanah Bumbu

Hari Pertama Vaksinasi Kedua BPP Hipmi di Tanbu, 90 Persen Target Terpenuhi

Tanah Bumbu

Yayasan Haji Maming Salurkan Bantuan Sembako ke Korban Banjir Kusan Hulu Tanbu
Ops Lilin Intan Tanah Bumb

Tanah Bumbu

Ops Lilin Intan Tanah Bumbu, Ratusan Personel Gabungan Dikerahkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com