[FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka Ini Daftar Korban Kecelakaan Beruntun di Balikpapan

Kasus Pencabulan Anak di Balikpapan Berlanjut, Penyidik Datangi Korban dan Ibunya ke Bali

Penyidik dari Renakta Polda Kaltim terus mendalami penanganan kasus pencabulan anak berusia 9 tahu oleh kakek tirinya di Balikpapan.
- Apahabar.com     Selasa, 21 Desember 2021 - 20:06 WITA

Kasus Pencabulan Anak di Balikpapan Berlanjut, Penyidik Datangi Korban dan Ibunya ke Bali

Ilustrasi pencabulan anak di bawah umur. Foto-net

apahabar.com, BALIKPAPAN – Penyidik dari Renakta Polda Kaltim terus mendalami penanganan kasus pencabulan anak berusia 9 tahu oleh kakek tirinya di Balikpapan.

Kabar terbaru, saat ini kasus tersebut telah masuk dalam tahapan pemberkasan alias P19.

Kuasa Hukum korban, Siti Sapurah atau yang akrab disapa Ipung ini mengatakan bahwa dalam waktu dekat penyidik akan mendatangi korban untuk mendapatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tambahan.

“Tadi saya dihubungi, besok penyidik akan datangi keluarga untuk memenuhi berkas permintaan jaksa,” katanya pada Selasa (21/12).

Ipung mengatakan akan ada dua penyidik Polda Kaltim yang akan mendatangi kliennya itu. Hanya saja kliennya saat ini berada di Bali, di tempat perlindungan Ipung. Tentu proses BAP akan didampingi langsung olehnya.

“Besok siang sampai. Kita berharapnya mereka bisa lebih cepat selesainya. Tapi paling lama bisa sampai 2 hari 2 malam,” tuturnya.

Ditanya mengapa korban dan ibunya berada di Bali, Ipung menjelaskan bahwa mereka merasa terganggu dengan banyaknya telepon yang masuk oleh nomor tak dikenal.

Bahkan ada orang-orang tak dikenal yang menghubungi ibu korban dan menawarkan bantuan secara instan untuk menangani kasus ini.

“Mereka merasa terganggu. Bagaimana tidak, ada banyak nomor tak dikenal masuk dan segala menawarkan bantuan seperti memaksa,” ungkapnya.

Soal berkas tambahan yang diminta penyidik, Ipung mengatakan bahwa penyidik telah menerima arahan dari Kejaksaan Tinggi Kaltim untuk melakukan penyitaan terhadap handphone ibu korban yang berisi rekaman penjelasan korban terhadap kasus yang menimpanya.

Namun Ipung meminta penyidik mempertimbangkan kembali soal penyitaan handphone ibu korban.

“Ini kan dari pihak korban, seharusnya tidak ada penyitaan. Saat ini juga korban menggunaan hp itu untuk daring,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pembunuhan Gadis di Kubar

Kaltim

Pembunuhan Gadis di Kubar, Polisi Minta Warga Tidak Terprovokasi
apahabar.com

Kaltim

KEK Trans Kalimantan Diresmikan Jokowi di Bitung, Gubernur Andalkan Vicon
Jasad Bayi di Balikpapan

Kaltim

Periksa 5 Saksi, Polisi Selidiki Penemuan Jasad Bayi di Balikpapan
Brangkas Perusahaan

Kaltim

Duh, Bobol Brankas Perusahaan Ratusan Juta Demi Beli Narkoba
apahabar.com

Kaltim

BNNP Ungkap Dugaan TPPU Narkoba Miliaran Rupiah
apahabar.com

Kaltim

Ramai-Ramai Dorong Percepatan Status Hutan Adat Mahulu

Kaltim

Sempat Disetop Petugas, Buronan asal Kalsel Kabur ke Hutan
apahabar.com

Kaltim

Remaja Harus Punya Rencana Pra Nikah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com