Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Kerjasama dengan Diskan Banjar, Warga Lapas Narkotika Berhasil Budidaya Ikan Koi

- Apahabar.com     Jumat, 3 Desember 2021 - 00:01 WITA

Kerjasama dengan Diskan Banjar, Warga Lapas Narkotika Berhasil Budidaya Ikan Koi

Budidaya ikan Koi di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menjadi salah satu program unggulan kegiatan pembinaan kemandirian warga binaan. Foto-istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Pertama kalinya, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan membudidayakan ikan Koi dan berhasil.

“Budidaya ikan Koi sebenarnya baru pertama kali dilakukan, bekerjasama dengan Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Banjar sebagai instruktur pelatihan,” ucap Kalapas Narkotika Karang Intan, Wahyu Susetyo saat memantau kolam ikan Koi, Kamis (2/11).

Budidaya ikan Koi di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menjadi salah satu program unggulan kegiatan pembinaan kemandirian warga binaan. Foto-istimewa

Pembudidayaan ikan Koi menggunakan kolam terbuka di area sarana asimilasi dan edukasi (SAE) Lapas Narkotika Karang Intan.

Kini, budidaya ikan Koi menjadi salah satu program unggulan pada kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan nya.

Harga ikan Koi sendiri yang sudah besar cukup mahal, dari ratusan ribu hingga jutaan.

“Karena baru pertama, sehingga menjadi hal baru utamanya bagi warga binaan yang mengikuti pembinaan kemandirian perikanan. Meskipun baru pertama kali, ternyata alhamdulillah berhasil, anakan ikan Koi nya sekarang sudah besar-besar,” ujar Wahyu.

Ikan Koi yang dibudidaya warga binaan ada ribuan bibit, nantinya jika sudah siap panen akan dijual ke masyarakat, di mana keuntungannya akan menjadi salah satu pemasukan PNBP bagi negara.

Di area sarana asimilasi dan edukasi itu tak hanya budidaya ikan Koi, namun juga ada perikanan lainnya dengan metode bioflok, perkebunan media hydroponik, peternakan ayam dan lainnya.

Kalapas berharap, dari pembinaan yang diselenggarakan berdampak positif bagi kehidupan warga binaan saat selesai menjalani pembinaan di Lapas Narkotika Karang Intan.

“Harapannya, tentu warga binaan kita harus menjadi semakin produktif selama menjalani pembinaan di Lapas, mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru, sehingga saat bebas nanti, mereka bisa lebih mandiri, lebih tangguh dalam menjalani kehidupan,” harap Kalapas.

Wawan, salah seorang warga binaan yang mengikuti budidaya ikan Koi mengaku senang bisa menjadi bagian dari program pembinaan budidaya ikan Koi.

“Sekarang jadi tahu proses budidaya ikan Koi mulai dari pemijahan sampai ikan Koi siap berada di kolam terbuka, hingga menentukan bahwa ikan Koi sudah siap untuk dijual,” tutupnya singkat.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kemenko PMK

Pemkab Banjar

Kemenko PMK Kunjungi Langsung Anak Stunting di Kabupaten Banjar

Pemkab Banjar

Pemkab Banjar Sembelih Delapan Sapi Kurban
Kapolda Kalsel didampingi Forkopimda Kabupaten Banjar mengundi hadiah umrah gratis program vaksinasi di Kabupaten Banjar, Kamis (23/12). Foto: Istimewa

Pemkab Banjar

Undian Vaksinasi di Kabupaten Banjar, Ati Orang Pertama Dapat Umrah Gratis
Proyek ‘Air Santri’

Pemkab Banjar

Wabup Banjar Tinjau Proyek ‘Air Santri’, Digadang Tahan Banjir 50 Tahun

Pemkab Banjar

Pesan Bupati Banjar ke Kades PAW: Sering-sering Konsultasi Terkait Pembangunan Desa

Pemkab Banjar

Usai Divaksin, Warga Ini Kegirangan Dapat Kulkas dari Bupati Banjar
workshop

Pemkab Banjar

Pentingnya Data Pasti, DKISP Banjar Gelar Workshop Satu Data Statistik Sektoral
Kegiatan percepatan vaksinasi yang dipantau langsung Bupati Banjar, Kapolres, dan Dandim 1006 Banjar. Foto-istimewa.

Pemkab Banjar

Akhirnya, Kabupaten Banjar Capai 70 Persen Vaksinasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com