Bocah Lumpuh Tak Punya Biaya Berobat di Kotabaru Turut Curi Perhatian Kemensos Turun Tangan Catat, Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional 2022 Capai Rp451 Triliun DITAHAN! Sopir Penyeruduk Tembok Pasar Antasari yang Tewaskan Bumil Xi Jinping Serukan ‘Perang’ Pemonopoli Ekonomi Digital Joget TikTok Bareng Cewek, Pratama Arhan Disentil Warganet

Kisruh Pembebasan Lahan Jembatan HKSN Banjarmasin, Warga Gugat Pemkot ke PN

Kisruh pembebasan lahan pembangunan jembatan HKSN Banjarmasin memasuki babak baru. Surat peringatan pertama (SP1) yang dilayangkan Pemkot pada Senin (20/12) lalu dibalas warga dengan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin.
- Apahabar.com     Jumat, 24 Desember 2021 - 20:38 WITA

Kisruh Pembebasan Lahan Jembatan HKSN Banjarmasin, Warga Gugat Pemkot ke PN

Pembangunan Jembatan HKSN Banjarmasin masih terkendali akibat pembebasan lahan. Foto-apahabar/Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Kisruh pembebasan lahan pembangunan jembatan HKSN Banjarmasin memasuki babak baru.

Surat peringatan pertama (SP1) yang dilayangkan Pemkot pada Senin (20/12) lalu dibalas warga dengan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin.

Gugatan tersebut dilayangkan sejak Rabu (22/12) atau dua hari pasca-SP1 diterima warga.

“Informasinya tanggal 5 Januari 2022 akan sidang perdana,” kata Ariffuddin seorang warga Kuin Cerucuk Kecamatan Banjarmasin Barat, Jumat (24/12).

Ariffuddin merupakan satu dari tiga warga yang menolak mengambil uang ganti lahan bangunan yang dititipkan Pemkot di PN Banjarmasin lewat jalur konsinyasi. Seiring dengan kelanjutan pembangunan jembatan HKSN.

Menurutnya, nilai harga yang telah ditentukan oleh tim appraisal tak sesuai.

“Masalahnya kami sudah beberapa kali dijanjikan dipertemukan dengan tim appraisal, namun hingga saat ini janji tersebut tidak pernah terealisasi,” geramnya.

Di samping melakukan gugatan, proses SP1 yang diberi jangka Pemkot melalui Satpol PP Banjarmasin tetap terus berjalan.

Kemungkinan, pada Selasa (28/12) mendatang warga akan kembali menerima SP 2.

Oleh karena, dia masih terus berupaya untuk menemui Kasatpol PP Banjarmasin Ahmad Muzaiyin. Berbicara soal masalah SP tersebut.

“SP yang diberikan itu kan dari Satpol PP tidak langsung dari pengadilan. Padahal Pemko Banjarmasin menyampaikan bahwa semua sudah diserahkan ke pengadilan. Tetapi yang memintakan Satpol PP untuk memberikan SP itu malah dari PUPR,” jelasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

STIEI Banjarmasin

Banjarmasin

Lewat EDC STIEI Banjarmasin 2021, Kepekaan Isu Ekonomi Anak Muda Banua Diuji
Banjarmasin

Banjarmasin

Pemungutan Ulang 3 Kelurahan di Banjarmasin, Dua Paslon Mantap Berkoalisi!
Banjarmasin

Banjarmasin

Jaga Aset Daerah, Pemkot Banjarmasin & BPN Teken MoU
Banjarmasin

Banjarmasin

Ngamuk-Ancam Polantas, Pria Bersajam di Banjarmasin Ngaku Benci Polisi
Jelang Ramadan

Banjarmasin

Sehari Jelang Ramadan, Puluhan Pasangan Bukan Suami Istri Terciduk di Hotel Banjarmasin
RSUD Sultan Suriansyah

Banjarmasin

Melandai, Kini RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Hanya Rawat 6 Pasien Covid-19
Festival Wisata Budaya Pasar Terapung

Banjarmasin

Skenario Pemkot Banjarmasin Buka Wisata Pasar Terapung Siring Piere Tendean
AnandaMu

Banjarmasin

PSU Banjarmasin Hanya 3 Kelurahan, Reaksi AnandaMu: Berat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com