[FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka Ini Daftar Korban Kecelakaan Beruntun di Balikpapan

KN Belut Laut Bakamla Akan Evakuasi Korban Kapal TKI Karam di Malaysia

Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) menyiagakan kapal patroli KN Belut Laut-406 untuk evakuasi korban kapal yang mengangkut 57 imigran ilegal asal Indonesia yang karam di perairan Selangor, Malaysia.
- Apahabar.com     Kamis, 30 Desember 2021 - 22:53 WITA

KN Belut Laut Bakamla Akan Evakuasi Korban Kapal TKI Karam di Malaysia

Tim SAR Malaysia telah menemukan 10 orang dalam kondisi meninggal dunia, 4 ABK dan 35 penumpang dalam kondisi selamat. Masih ada 8 orang yang dinyatakan hilang. Foto-dok. Humas Bakamla RI

apahabar.com, JAKARTA – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) menyiagakan kapal patroli KN Belut Laut-406 untuk evakuasi korban kapal yang mengangkut 57 imigran ilegal asal Indonesia yang karam di perairan Selangor, Malaysia.

Sebagai informasi, kapal yang membawa pekerja imigran ilegal dari Indonesia itu karam di perairan Selangor pada Sabtu (25/12).

“Kita telah mengerahkan KN Belut Laut-406 untuk berpatroli di sekitar perairan perbatasan Indonesia Malaysia manakala ada perintah evakuasi,” kata Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Bambang Irawan seperti dikutip dari siaran pers, Kamis (30/12).

Ia mengatakan Bakamla terus berkoordinasi dengan Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) Selangor terkait pencarian PMI yang tenggelam.

Hasil koordinasi pada Kamis ini yang berlangsung secara virtual, tim Search and Rescue (SAR) Malaysia telah menemukan 10 orang dalam kondisi meninggal dunia, 4 ABK dan 35 penumpang dalam kondisi selamat. Disebutkan masih ada 8 orang yang dinyatakan hilang dari total seluruh penumpang.

Laksma Bakamla Bambang Irawan dalam koordinasi secara virtual itu menjelaskan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Bakamla dan Basarnas siap bergerak membantu pencarian korban yang masih hilang dan penjemputan PMI yang selamat jika diizinkan masuk teritorial perairan Selangor Malaysia.

“Saat ini, jasad korban meninggal sudah diserahkan ke Kepolisian Sekinchan untuk dilakukan pemeriksaan post-mortem,” ujar Direktur SAR Maritim Malaysia First Admiral Maritime Aminudin bin Abdul Rashid.

Kepala Bakamla Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan, “Dalam kondisi seperti ini negara harus hadir, maka upaya negosiasi terus dilakukan Bakamla. Besar harapan hubungan yang telah terjalin baik serta koordinasi antara Bakamla dan MMEA dapat membuahkan hasil untuk mengevakuasi para korban selamat maupun meninggal dunia.”

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

3 Hari Hilang, Jasad Santri Ponpes Attamimy Ditemukan di Kali Janguk Mataram
apahabar.com

Nasional

Dinilai Penting, Kemenag Ajukan Kepastian Tarif Sertifikasi Halal
Andi Merya Nur Tercatat Bupati Perempuan Pertama di Sultra

Nasional

Terjaring OTT KPK di Kolaka Timur, Andi Merya Nur Tercatat Bupati Perempuan Pertama di Sultra

Nasional

Sri Mulyani: Dana Kesehatan Tahun Ini Bisa Tembus Rp 300 T!
apahabar.com

Nasional

Pesan Terakhir Istri Ifan Seventeen Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Lebaran, Taliban Pilih Gencatan Senjata 
apahabar.com

Nasional

Quick Count Dimulai, Simak Hasil Dua Lembaga Survei yang Berbeda
Gunung Raung

Nasional

Abu Gunung Raung Hujani Banyuwangi, Bandara Ditutup
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com