Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Korban Pelecehan Seksual Oknum Guru Balikpapan Trauma

Kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum guru salah satu lembaga pendidikan di kawasan Balikpapan Utara menjadi sorotan publik.
- Apahabar.com     Jumat, 31 Desember 2021 - 14:08 WITA

Korban Pelecehan Seksual Oknum Guru Balikpapan Trauma

Korban pelecehan seksual oknum guru di Balikpapan trauma. Foto-ilustrasi/Net

apahabar.com, BALIKPAPAN – Kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum guru salah satu lembaga pendidikan di kawasan Balikpapan Utara menjadi sorotan publik.

Bahkan salah seorang korban alami trauma. Bagaimana tidak, salah satu korban mengaku kerap mengalami tindakan pelecehan seksual mulai dari dicium, digerayangi, hingga diminta melakukan blowjob.

“Korban dicium bibir, disuruh oral sex, digerayangi, sempat ditelanjangi tapi nggak jadi ditiduri karena teman-temannya datang, terus korban disuruh lompat ke luar jendela,” ungkap, salah seorang keluarga korban.

Pihaknya keluarga mengungkap kejadian sejak 2020 lalu. Korban mengaku kerap mengalami pelecehan seksual oleh oknum pengajar sekaligus pengasuh berinisial MF. Bahkan korban pernah hampir ditiduri pelaku pada sebuah rumah yang berada di lingkungan lembaga pendidikan tersebut.

“Kejadian itu terjadi tahun 2020, berkali-kali sampai tanggal 29 September 2021. Korban sudah nggak tahan dan mengadu ke orang tuanya. Tanggal 6 Oktober laporan resmi ke PPA di wakili pendamping hukum dari UPTD PPA,” ungkapnya.

Dikemukakannya, korban mengalami trauma hingga saat ini. Bahkan korban kerap melamun dan suka menangis sendiri. Kondisi ini tentu menyayat hati orang tua korban, lantaran berharap dapat menimba ilmu di lembaga pendidikan tersebut, malah justru mendapat perlakuan yang tak senonoh.

“Korban masih trauma, masih suka susah tidur, kadang terbawa mimpi, kadang suka melamun sendiri tahu-tahu menangis sambil bilang, kok belum ditangkap sih, kok lama betul sih,” beber keluarga korban yang identitasnya dirahasiakan.

Pihaknya berharap polisi segera menindaklanjuti laporan para korban. Sebab dikhawatirkan pelaku yang masih bebas berkeliaran dapat mengulangi perbuatannya lagi.

“Kasihan orang tua mereka menitipkan anak-anak mereka disitu untuk belajar agama agar pemahaman agama mereka lebih baik, bukan untuk dilecehkan seperti itu,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PN Berbisnis Investasi Bodong

Kaltim

Polisi Selidiki Warga Samarinda yang Mengajari PN Berbisnis Investasi Bodong

Kaltim

Misteri Hilangnya Air Waduk Telagasari di Balikpapan Belum Terpecahkan, Apa Kata BWS
Perang Dunia II

Kaltim

Dikira Rongsokan, Warga Balikpapan Temukan Bom Perang Dunia II Jelang Buka Puasa
apahabar,com

Kaltim

Pelajar yang Tenggelam di Sungai Karang Mumus Akhirnya Ditemukan!
apahabar.com

Kaltim

HUT Balikpapan, Pertamina Diganjar Penghargaan LH
Latihan Bersama Angkatan Udara

Kaltim

Latihan Bersama Angkatan Udara Amerika, Pesawat F-16 Tiba di Lanud Dhomber Balikpapan
Kesetrum

Kaltim

Perbaiki Atap Rumah, Seorang Kuli di Balikpapan Kesetrum hingga Kritis 

Kaltim

Mengeringnya Waduk Telagasari Balikpapan Masih Misteri, Pemerintah Lakukan Investigasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com