Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan

KPK Telisik Keperluan Pribadi Bupati HSU, Jamela Beri Klarifikasi

Lebih jauh, Jamela kembali menjelaskan hubungannya dengan Bupati HSU Abdul Wahid
- Apahabar.com     Kamis, 9 Desember 2021 - 21:40 WITA

KPK Telisik Keperluan Pribadi Bupati HSU, Jamela Beri Klarifikasi

Anggota DPRD Tabalong, Rini Irawanty kembali dipanggil KPK terkait penangkapan Bupati HSU, Abdul Wahid. apahabar.com/Al-Amin

apahabar.com, TANJUNG – Rini ‘Jamela’ Irawanty mengklarifikasi pemanggilan dirinya ke Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta.

Jamela membenarkan pemanggilan pada Rabu (08/12) pukul 10.00 waktu Jakarta tersebut.

“Saya diminta datang untuk melengkapi BAP [berita acara pemeriksaan] saya sebelumnya,” jelas Jamela, Kamis (09/12).

Jamela bilang kapasitas dirinya hanya sebatas saksi. Tidak ada keterikatan dengan kasus yang disidik KPK.

“Maka saya hanya menyampaikan apa yang ketahui selama mengenal beliau, sisanya saya tidak mengetahui,” tegasnya.

Sebagai warga negara yang baik, lanjut Jamela, dirinya memenuhi panggilan tersebut guna melengkapi kesaksian yang diberikan saat pemeriksaan sebelumnya.

“Selama saya mengenal beliau (Abdul Wahid) dan sebagai saksi saya hanya memberikan keterangan saja, tidak mengetahui bahkan terlibat atas kasus yang beliau saat ini,” sebutnya.

Lebih jauh, Jamela kembali menjelaskan hubungannya dengan Bupati HSU Abdul Wahid.

“Terkait hubungan saya dengan AW karena saya pernah bekerja sebagai tenaga kontrak di sana dan mengenal beliau, jadi silaturahmi masih terjalin baik,” ucapnya.

Sementara, mengenai kasus dugaan korupsi yang dilakukan Wahid, Jamela menegaskan sama sekali tak tahu menahu.

“Jadi sekali lagi saya tegaskan posisi saya adalah saksi sebatas yang saya ketahui,” tandas Jamela.

Geramnya Jaksa KPK ke Adik Bupati HSU: Bapak Sekda Loh Pak!

Juru bicara KPK Ali Fikri sebelumnya mengemukakan alasannya memeriksa Jamela.

Penyidik, kata Fikri, hendak menggali sejauh mana pengetahuan Jamela sebagai orang dekat Bupati HSU nonaktif, Abdul Wahid.

Di antaranya soal adanya dugaan aliran duit yang diterima Abdul Wahid serta pihak lainnya yang digunakan untuk keperluan pribadi.

“Antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran penerimaan sejumlah uang oleh tersangka AW dan pihak terkait lainnya yang selanjutnya digunakan untuk beberapa keperluan pribadi tersangka AW [Abdul Wahid],” ujar Fikri, Kamis (9/12) sore.

Atas pemeriksaan kemarin, dengan demikian sudah dua kali Jamela diperiksa KPK.

Sebelumnya Jamela juga diperiksa terkait aliran dana yang diterima Wahid berbarengan dengan 15 nama lainya di Mapolres HSU pada 22 November lalu.

KPK menetapkan tersangka Wahid di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Masjid Sultan Suriansyah, Situs Wisata Tua yang Tak Kehilangan Pesona
apahabar.com

Tak Berkategori

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polresta Banjarmasin Gelar Cipkon
apahabar.com

Tak Berkategori

Ngaji dengan Habib Taufiq Assegaf, Bahaya Mengentengkan Maksiat
apahabar.com

Tak Berkategori

Malaysia Open 2020, Wakil Kalsel Torehkan Prestasi Juara

Tak Berkategori

Ratusan APK Bertebaran, Bawaslu Banjarmasin Ancam Turun Tangan
Pemain Futsal Wanita Banjarmasin

Kalsel

Viral, Gadis Cantik asal Banjarmasin Jago Main Futsal, Netizen Baper!
Pasang Surut Di Banjarmasin

Tak Berkategori

Sikapi Pasang-Surut di Banjarmasin, BPBD Kalsel Ajak Perkuat Mitigasi
apahabar.com

Tak Berkategori

Mau Liburan dengan Jet Pribadi, Begini Cara dan Harga Sewanya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com