Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Lima Kasus Menonjol yang Diungkap Polres Tanbu di 2021

Jajaran Polres Tanah Bumbu berhasil mengungkap lima kasus menonjol selama tahun 2021.
- Apahabar.com     Senin, 27 Desember 2021 - 15:57 WITA

Lima Kasus Menonjol yang Diungkap Polres Tanbu di 2021

Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Himawan Sutanto Saragih. Foto-apahabar.com/Syahriadi

apahabar.com, BATULICIN – Jajaran Polres Tanah Bumbu berhasil mengungkap lima kasus menonjol selama tahun 2021.

Hal itu disampaikan Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Himawan Sutanto Saragih, saat melakukan press rilis akhir tahun, Senin (27/12).

AKBP Himawan menyebutkan lima kasus tersebut, yakni pertama adalah kasus kecelakaan kerja (tambang longsor) di PT CAS pada 24 Januari 2021 lalu.

Kasus tersebut tepatnya terjadi di Desa Mentawakan Mulia Kecamatan Satui yang menewaskan 10 pekerja.

“Kasus ini proses sidiknya ditangani Ditkrimsus Polda Kalsel,” tutur Himawan.

Kemudian kasus kedua adalah pengungkapan kasus narkoba yang terjadi pada Senin 27 September 2021.

Dalam kasus ini jajaran Satresnarkoba Polres Tanah Bumbu berhasil meringkus Herliansyah dengan barang bukti 10 paket besar sabu seberat 1.796,2 gram dan 11 paket kecil seberat 17,4 gram.

Selanjutnya ada 475 butir ekstasi warna kuning dan 47 butir ekstasi warna abu-abu.

“Barang bukti ini semuanya sudah kita musnahkah,” tuturnya.

Kasus ketiga adalah arisan bodong di Desa Manunggal RT 13 Kecamatan Karang Bintang pada 29 September 2021 yang merugikan ratusan korban dengan kerugian sebesar Rp 338.800.000.

“Pelaku adalah pengelola arisan yakni Baiq Mulyani. Setelah mendapat yang pertama langsung melarikan diri dan membuat daftar peserta fiktif,” jelasnya.

Yang keempat adalah kasus pengeroyokan di Kecamatan Angsana yang mengakibatkan korban Jurkani meninggal dunia.

Kejadian ini terjadi di Jalan Poros Desa Bunati Kecamatan Angsana pada Jumat 22 Oktober 2021 sekira pukul 17.30 Wita dengan melibatkan dua tersangka yakni Yurdiansyah dan Nasrullah.

“Tersangka dalam keadaan mabuk dan marah, karena jalannya merasa dihalangi oleh mobil korban,” tuturnya.

Terakhir kasus yang paling menonjol adalah kasus investasi bodong. Dalam kasus ini jajaran Satreskrim Polres Tanah Bumbu meringkus 4 orang pelaku.

Kejadian ini terjadi pada 4 November 2021 dengan korban ratusan orang lebih dan kerugian korban mencapai 3 miliar rupiah.

Modusnya pelaku membuka investasi penanaman modal usaha perkebunan sawit, pertambangan batubara, dan sarang burung walet dengan keuntungan 30-60 persen dalam waktu 15 hari. Namun ternyata usaha itu tidak ada.

“Saat ini kasusnya sudah proses sidik tahap satu yakni dilimpahkan ke kejaksaan untuk penelitian,” pungkas Kapolres.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nelayan

Tanah Bumbu

3 Hari Hilang, Nelayan Tanbu Ditemukan Tewas Mengapung
Kasus Covid-19

Tanah Bumbu

Alhamdulillah! Kasus Covid-19 di Tanah Bumbu Melandai
apahabar.com

Tanah Bumbu

Positif Covid-19 di Tanbu Kembali Bertambah
Covid-19

Tanah Bumbu

Hari Ini, 11 Pasien Covid-19 Tanbu Dinyatakan Sembuh
apahabar.com

Tanah Bumbu

Forkopimcam Karang Bintang Deklarasikan Netralitas di Pilkada 2020
longsor

Kalsel

Sepekan Pencarian 1 Korban Longsor Tambang di Tanbu Nihil, Petugas Terkendala Ini

Kalsel

Terkuak, Motif Ponakan Bunuh Tante di Simpang Empat Tanah Bumbu

Tanah Bumbu

Rudi Berharap Desa Pjalau Mulia di Tanbu Jadi Desa Definitif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com