Bocah Lumpuh Tak Punya Biaya Berobat di Kotabaru Turut Curi Perhatian Kemensos Turun Tangan Catat, Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional 2022 Capai Rp451 Triliun DITAHAN! Sopir Penyeruduk Tembok Pasar Antasari yang Tewaskan Bumil Xi Jinping Serukan ‘Perang’ Pemonopoli Ekonomi Digital Joget TikTok Bareng Cewek, Pratama Arhan Disentil Warganet

Lingkungan Terendam, Warga Kompleks Wildan Minta Pengerukan Sungai Jalan Sutoyo S Banjarmasin

Sudah lebih sepekan belakangan ini, jalan lingkungan dan pemukiman warga di Jalan Sutoyo S, Kompleks Wildan dari RT 02 hingga RT 05..........
- Apahabar.com     Sabtu, 11 Desember 2021 - 12:32 WITA

Lingkungan Terendam, Warga Kompleks Wildan Minta Pengerukan Sungai Jalan Sutoyo S Banjarmasin

Warga Jalan Sutoyo S, Kompleks Wildan, Kelurahan Telaga Biru, Banjarmasin Barat, melakukan pembersihan sampah dan pembongkaran siring serta gorong-gorong penghambat air akibat banjir rob. Foto-Muhammad Hatta for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Sudah lebih sepekan belakangan ini, jalan lingkungan dan pemukiman warga di Jalan Sutoyo S, Kompleks Wildan dari RT 01 hingga RT 05, Kelurahan Telaga Biru, Banjarmasin Barat, terendam banjir rob atau air pasang.

Untuk itu puluhan warga dengan dikomandoi langsung oleh Lurah Telaga Biru, Enny Agustini bersama Satgas Pelopor Kebersihan kelurahan setempat, serta babinsa dan bhabinkamtibmas melakukan pembersihan saluran penghambat air.

Lurah Telaga Biru, Enny Agustini, mengatakan hasil pemantauan pihaknya sepekan belakangan ini, rendaman akibat banjir rob di wilayah Kompleks Wildan, terutama di RT O2 Pasar Wildan dan sebagian di RT 03 cukup menyulitkan warga, sebab jalan lingkungan juga terendam setinggi di atas mata kaki orang dewasa.

“Kami meminta ketua RT di wilayahnya terdampak untuk melakukan pembersihan dan pembongkaran saluran penghambat air menuju sungai di Jalan Sutoyo S,” katanya.

Sementara itu, Ketua RT 02 Kompleks Wildan, Muhammad Hatta, mengatakan selain siring samping depan Pasar Wildan menghambat alur air dari pemukiman, sungai di Jalan Sutoyo S juga sudah semakin dangkal akibat endapan lumpur dan sampah.

“Jadi air yang merendam jalan lingkungan dan halaman rumah warga kami lambat surut, karena sungai di Jalan Sotoyo S yang bermuara di Sungai Barito masih penuh. Hal itu diperparah lagi saluran air di dalam kompleks tertumpuk sampah rumah tangga,” katanya kepada apahabar.com, Sabtu (11/12) siang.

“Tapi dengan dijebolnya gorong-gorong di siring depan samping Pasar Wildan sedikit mengurangi volume air di jalan lingkungan kami,” imbuhnya.

Hatta meminta Pemkot Banjarmasin, melalui instansi terkait untuk melakukan normalisasi atau pengerukan sungai di Jalan Sutoyo S, agar dampak banjir rob atau air pasang tidak parah merendam pemukiman warga.

“Normalisasi atau pengerukan sungai di Jalan Sutoyo S sangat mendesak kami suarakan, agar air pasang tidak terlalu berdampak parah di pemukiman kami,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

DKPP Terima 120 Aduan

Kalsel

DKPP Terima 120 Aduan Dugaan Pelanggaran Pilkada Serentak, Dua dari Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Empat Fakta Penemuan Mayat Pria Paruh Baya di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru: 1 Lagi Meninggal dan 3 Sembuh
Banjir Kalsel

Kalsel

Lebaran Hari Kedua, Simak Prediksi Cuaca Pasca-Banjir di HST dan Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

RSUD Ulin Bangun Pusat Jantung Terpadu, Siap Operasi 2021
apahabar.com

Kalsel

BM Kosgoro Dukung Gusti Iskandar-Iwansyah di Pilwali Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Silaturahmi ke Guru Zuhdi Jelang Pemilu, Kapolda Kalsel: Memupuk Persatuan
apahabar.com

Kalsel

Satlantas Polres Banjar Temukan Motor Fajri Setelah 5 Tahun Hilang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com