Mantan Istri Ngadu ke BK, Anggota Dewan Telantarkan Istri di Balikpapan Surat Aduan Diskriminasi Upah dari Serikat Pekerja Tabalong Tak Direspons Kemenaker, DPP FSP KEP Turun Tangan [WAWANCARA] “Demi Allah Kakek Sarijan Tidak Melawan Polisi” Penggerebekan Maut Kakek Sarijan Bukan Semata Pengembangan Kasus Tren Kenaikan Omicron, Presiden Jokowi: Tetap Waspada dan Jangan Panik

Masalah Baru Bila Target Vaksinasi di Kalsel Tak Tercapai: Transmisi Meningkat, Covid-19 Melonjak Lagi

Bila kekebalan tubuh tersebut gagal terbentuk, maka Kalsel bakal dihadapkan dengan dua masalah.
- Apahabar.com     Selasa, 14 Desember 2021 - 10:09 WITA

Masalah Baru Bila Target Vaksinasi di Kalsel Tak Tercapai: Transmisi Meningkat, Covid-19 Melonjak Lagi

Petugas Kesehatan menyuntikkan vaksin pada warga saat vaksinasi untuk umum di Duta Mal, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Tahun 2021 tinggal menghitung hari. Tapi, target vaksinasi untuk Provinsi Kalsel masih di bawah 70 persen.

Data yang dihimpun Dinas Kesehatan Kalsel hingga 11 Desember lalu, capaian vaksinasi baru sebesar 54,5 persen.

“Bila target vaksinasi tidak tercapai, maka kondisi herd immunity akan sangat sulit untuk terbentuk,” kata anggota Tim Pakar Covid-19 Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Iwan Aflanie kepada apahabar.com, Selasa (14/12).

Vaksinasi adalah salah satu kunci keberhasilan dalam menangani pandemi Covid-19.

Tujuan dari vaksinasi agar terbentuk herd immunity atau kekebalan komunitas terhadap Covid-19.

Namun, bila kekebalan tubuh tersebut gagal terbentuk, maka Kalsel bakal dihadapkan dengan dua masalah.

“Hal ini akan meningkatkan risiko terjadinya transmisi Covid-19 bahkan dapat terjadi lonjakan kasus,” Iwan mengingatkan.

Dekan Fakultas Kedokteran ULM ini mendorong agar vaksinasi massal terus digalakkan. Di samping pembatasan aktivitas masyarakat tetap dilakukan.

Terlebih, dalam beberapa hari ke depan akan ada libur hari raya Natal 2021 dan tahun baru 2022. Pengalaman tahun lalu yang mana terjadi lonjakan kasus.

“Sarana dan fasilitas kesehatan lainnya harus tetap disiapkan untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus,” tutupnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel M Muslim menyatakan upaya percepatan vaksinasi masih terus pihaknya lakukan.

“Prinsip kita yang utama itu bagaimana meningkatkan herd immunity terhadap kelompok, jadi herd immunity itu yang harus kita kejar,” tegasnya.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel juga memastikan adanya pengetatan mobilitas masyarakat saat libur Nataru. Baik dalam daerah maupun di pintu-pintu masuk provinsi.

“Pengetatan tetap kita berlakukan, tapi tanpa penyekatan,” katanya.

Selain itu, dirinya menegaskan tidak ada perayaan apapun saat malam pergantian tahun nanti, baik outdoor maupun indoor.

Pusat perbelanjaan, mal, tempat wisata, dan tempat keramaian umum lainnya juga bakal ada pengetatan.

“Masyarakat diimbau agar tetap tidak melakukan mudik atau bepergian ke luar daerah bila tidak penting,” tegasnya.

Situasi penyebaran Covid-19 di Kalsel sudah terus melandai. Muslim mengingatkan pentingnya peran aktif para pemangku kebijakan di daerah demi menjaga tren ini.

“Protokol kesehatan diperhatikan, dan vaksinasi selalu ditingkatkan. Kemudian 3T (testing, tracing, treatment) tetap dilaksanakan dengan ketat,” pesannya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Steven Jam Suarakan Save Meratus
apahabar.com

Kalsel

Kesempatan Kerja untuk Difabel Kian Terbuka
apahabar.com

Kalsel

Kala Komite Sekolah SD Arrasyid Budayakan Gotong Royong
apahabar.com

Kalsel

BPJS Barabai Kumpulkan PIC PRB se Banua Anam
apahabar.com

Kalsel

Dimulai dari Organisasi Wanita, Tala Siap Kurangi Sampah Plastik
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Pagi Buta, Toko dan Warung di Jalan Perintis Kemerdekaan Ludes
apahabar.com

Kalsel

Di Momentum Iduladha, Paman Birin Masih Berharap Kalsel Jadi Ibu Kota Baru
apahabar.com

Kalsel

Ada Pesantren di Rutan Kandangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com