[FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka Ini Daftar Korban Kecelakaan Beruntun di Balikpapan

Mediasi PT AGM dan PT TCT; Tidak Mendapat Titik Temu

Mediasi antara kedua belah pihak antara PT. Antang Gunung Meratus (AGM) dan PT. Tapin Coal Terminal (TCT) di meja DPRD Kabupaten Tapin tidak mendapatkan titik temu. Mediasi tersebut juga melibatkan asosiasi sopir tambang batubara dan angkutan tongkang.
- Apahabar.com     Rabu, 15 Desember 2021 - 20:47 WITA

Mediasi PT AGM dan PT TCT; Tidak Mendapat Titik Temu

Suasana mediasi di kantor DPRD Tapin. Foto: Ist

apahabar.com, RANTAU – Mediasi antara kedua belah pihak antara PT. Antang Gunung Meratus (AGM) dan PT. Tapin Coal Terminal (TCT) di meja DPRD Kabupaten Tapin tidak mendapatkan titik temu. Mediasi tersebut juga melibatkan asosiasi sopir tambang batubara dan angkutan tongkang.

Mediasi digelar lantaran permasalahan antara PT. AGM dengan PT. TCT yang berimbas pada ribuan sopir truk dan pekerja tongkang.

Mediasi intern di kantor Dewan ini berjalan sejak pukul 14.00 Wita hingga pukul 17.30 Wita, namun tidak membuahkan hasil.

Usai mediasi, Bupati Tapin HM Arifin Arpan sempat dimintai keterangan, namun dirinya enggan memberikan komentar.

“Tidak ada komentar. Tidak ada komentar, maaf,” ujarnya sambil menuju mobil, Rabu (15/12).

Sementara itu, Ketua DPRD Tapin, H Yamani mengatakan mediasi antara TCT bersama AGM berjalan dengan baik dan bagus namun tidak menghasilkan titik temu.

“Untuk mediasi kali ini mungkin yang terakhir dan tidak ada mediasi lagi dan kamipun nanti dengan Pemerintah Daerah akan bergerak ke Kapolda, Gubernur, dan DPRD terkait hasil mediasi ini dan kami serahkan sepenuhnya ke provinsi,” jelasnya.

Padahal sebelumnya minggu (8/12) lalu para sopir batubara dan angkutan tongkang sudah melayangkan surat terbuka di halaman kantor Dewan Tapin.

Surat terbuka itu ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Kapolri, Panglima TNI, Gubernur Kalimantan Selatan, Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Kapolda Kalimantan Selatan, Danrem 101 Antasari, Bupati Tapin, Ketua DPRD Tapin, Kapolres Tapin, dan Dandim 1010 Tapin.

Adapun surut terbuka tersebut berisi “Kami Mohon police line underpass KM 101 Antang Gunung Meratus DIBUKA KEMBALI, dikarenakan merugikan kami yang menggantungkan hidup disini, puluhan tongkang, ribuang truk, ribuan supir, ratusan mekanik, puluhan ribu orang bergantung aktivitas ini. Tolong jangan jadikan kami pengangguran. TOLONG KAMI!!! Beras, lauk, Minyak Goreng Di Rumah sudah habis”.

Diketahui, blokade Jalan Hauling 101 sejak 27 November hingga sekarang masih ditutup, sehingga para sopir dan angkutan tongkang tidak bisa bekerja.

Mediasi PT AGM dan PT TCT

Ketua DPRD Tapin H Yamani saat dimintai keterangan. Foto: apahabar.com/Sandy

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tapin

Security PT AGM Nyolong Kabel, Perusahaan Rugi Ratusan Juta

Kalsel

Serang Pasutri di Tatakan Tapin, Begini Pengakuan Tersangka
Hauling Km 101

Kalsel

Sebulan Blokade Hauling Km 101 Tapin: Ribuan Pekerja Nganggur, AGM Cari Alternatif

Tapin

Tinjau Pembangunan RSUD Datu Sanggul Baru, Dewan Tapin Optimistis Selesai Tepat Waktu
Lawahan Tapin

Tapin

Diduga Akibat Angkutan Material, Jalan di Lawahan Tapin Rusak
Nenek

Tapin

Detik-Detik Hilangnya Nenek 78 Tahun di Tapin, Pencarian Masih Nihil

Tapin

Datangi SMPN 2, Ini Sasaran Kejaksaan Negeri Tapin
Ngabuburit

Kalsel

Muda Mudi Tapin Ngabuburit Sambil Gelar Musik Tradisional
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com