Via Pesantrenpreneur, Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Songsong Putaran Nasional Liga 3, Pemain Persemar Martapura Teken Kontrak Saingi Jembatan ‘Basit’, Banjarmasin Geber Megaproyek Pembelah Sungai Martapura Waketua DPRD Respons Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’ Fix! Sopir Batu Bara Tapin Batal Sweeping Truk Semen Tabalong

Menuju KLA, Tanbu Mendapat Pendampingan dari Provinsi Kalsel

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Kegiatan Pendampingan Advokasi Kabupaten....
- Apahabar.com     Selasa, 7 Desember 2021 - 09:36 WITA

Menuju KLA, Tanbu Mendapat Pendampingan dari Provinsi Kalsel

Kegiatan Pendampingan Advokasi Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Tanah Bumbu. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Kegiatan Pendampingan Advokasi Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Tanah Bumbu.

Pendampingan dilakukan khususnya dalam ruang lingkup Klaster Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Budaya Tahun 2021.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DKBPPA Tanah Bumbu, Nurliana, mengatakan klaster pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, saat ini ingin meningkatkan arah tujuannya adalah pencapaian wajib belajar 12 tahun untuk pemenuhan hak anak terhadap pendidikan.

Untuk mengawal wajib belajar 12 tahun itu, kata Nurliana, bagaimana memfasilitasi waktu luang anak pada saat di luar jam belajar ada kegiatan yang positif, sehingga kenakalan anak dan remaja di daerah khususnya di Tanah Bumbu dapat diminimalisir.

“Pemenuhan beberapa indikator pada klaster pendidikan ini intinya adalah pencapaian wajib belajar 12 tahun,” terangnya, Selasa (7/12).

Hal ini juga dalam meningkatkan pemenuhan hak anak dalam upaya memperkuat koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergi antar gugus tugas Kabupaten Kota Layak Anak.

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kalsel, Andrian Anwari, mengatakan kegiatan ini adalah sebagai salah satu usaha dari pemerintah provinsi untuk mendukung seluruh kabupaten kota yang ada di Kalsel agar menjadi kabupaten kota yang layak anak.

Indikatornya dengan melakukan pendampingan yang bertujuan agar kegiatan yang seperti ini bisa direflikasi dan diduplikasi oleh pemerintah kabupaten masing-masing melalui gugus tugas kabupaten kota layak anak.

“Dengan kegiatan ini maka gugus tugas KLA akan mengetahui prestasi yang sudah didapatkan, sehingga bisa terus dikembangkan atau data-data yang belum diselesaikan dan akan dicari permasalahannya atau jalan keluarnya untuk mendukung kepala daerah atau bupati agar program KLA bisa sukses di Kabupaten Tanah Bumbu,” ujarnya.

Andrian Anwari berharap ke depannya seluruh 13 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalsel bisa menjalankan program KLA.

“Termasuk Kabupaten Tanah Bumbu akan bisa menjalankan program KLA yang diperlihatkan dengan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian PPPA Republik Indonesia,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Tanbu Kembali Perpanjang Masa Belajar Siswa di Rumah
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Dua Calon Wakil Bupati Tanbu Sampaikan Visi Misi
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Turut Salurkan Bantuan ke Kotabaru
Tanbu

Pemkab Tanah Bumbu

Jelang Natal dan Tahun Baru, Kebutuhan Bahan Pokok di Tanbu Masih Aman Terkendali
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

4 Desa di Tanbu Dicanangkan sebagai Desa Sadar BP Jamsostek
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Ini Strategi Dinas PUPR Tanbu Agar Kabel PJU Tak Dicuri Maling
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Puncak Aksi Sapta Pesona Digelar di Pantai Angsana Tanbu
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

H Supiansyah Ingin Penyandang Disabilitas Punya Kontribusi untuk Daerah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com