Via Pesantrenpreneur, Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Songsong Putaran Nasional Liga 3, Pemain Persemar Martapura Teken Kontrak Saingi Jembatan ‘Basit’, Banjarmasin Geber Megaproyek Pembelah Sungai Martapura Waketua DPRD Respons Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’ Fix! Sopir Batu Bara Tapin Batal Sweeping Truk Semen Tabalong

Mesin Kapal Mati Saat Memancing, Nelayan Kaltim Hilang di Perairan Sangalaki Berau

- Apahabar.com     Rabu, 8 Desember 2021 - 13:37 WITA

Mesin Kapal Mati Saat Memancing, Nelayan Kaltim Hilang di Perairan Sangalaki Berau

Tim Basarnas melakukan pencarian nelayan yang hilang di Kaltim. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Seorang nelayan bernama Ipang (35) dilaporkan hilang di Perairan Sangalaki pada Selasa (7/12).

Warga Talisayan, Berau, diketahui hilang saat memancing ikan ketika tiga rekannya datang membantu.

Kepala Basarnas Kaltim, Melkianus Kotta mengatakan dari informasi yang dihimpun, korban berangkat memancing pada Senin (6/12) pagi bersama tiga temannya yang lain menggunakan perahu Talisayan. Masing-masing nelayan membawa dua alat tangkap ikan yang disebut rawai.

“Keempat nelayan ini langsung menebar rawai sekitar jam 11 siang di Perairan Sangalaki,” katanya dikonfirmasi pada Rabu (8/12).

Namun pada pukul 12.00 WITA perahu Ipang mengalami mati mesin. Ia pun meminta bantuan tiga rekannya yakni Basri (41), Jamal (41) dan Lempa (41) untuk memperbaiki perahunya.

“Tiga temannya ini nggak bisa memperbaiki perahunya karena ada bagian mesin yang patah dan juga keterbatasan peralatan,” tuturnya.

Sekira pukul 16.00 WITA, ketiga temannya ini kemudian meninggalkan korban untuk mengambil rawai yang sudah disebar sebelumnya. Dengan harapan setelah mengambil rawai ia akan membantu korban.

“Jadi setelah ngambil rawai, ketiga temannya kembali ke posisi korban, tapi korban sudah tidak ada di lokasi. Pencarian dilakukan sampai malam tapi nggak ketemu juga,” ujarnya.

Malam harinya pencarian dihentikan lantaran angin kencang melanda disertai hujan deras. Ketiga nelayan tersebut berlindung dengan cara mengikat perahu mereka di rawai sampai keesokan harinya, Selasa (7/12).

“Sampai hari Selasa pagi, cuaca buruk mereda. Mereka melanjutkan pencarian korban sampai jam 1 siang tapi tidak ketemu. Lalu ketiga temannya ini pulang dan melapor ke Ketua Nelayan dan petugas terkait kejadian tersebut,” jelasnya.

Tim Basarnas yang mendapat laporan tersebut langsung menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan pencarian. Hingga kini proses pencarian masih berlangsung.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pencabulan Anak

Kaltim

Tersangka Pencabulan Anak di Balikpapan Ajukan Penangguhan Penahanan
Kejuaraan Kota Bulutangkis

Kaltim

Mendadak, Kejurkot Bulutangkis Balikpapan Ditunda
Vaksinasi

Kaltim

KKP Buka Pelayanan Vaksinasi Non KTP Balikpapan Calon Penumpang Laut-Udara
Calon Jemaah Haji

Kaltim

Lelah Menunggu, Calon Jemaah Haji di Balikpapan Tarik Kembali Setoran Haji
apahabar.com

Kaltim

Selepas Magrib, Rumah Tak Berpenghuni di Balikpapan Ludes Terbakar
apahabar.com

Kaltim

Pengangguran Jual Sabu di Balikpapan, Barang dari Om Boy
Pelaku Tabrak Lari Balikpapan

Kaltim

Pelaku Tabrak Lari yang Sebabkan Korban Tewas Diciduk Polisi Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Disdik Kaltim Minta Sekolah Tak Gelar Perpisahan di Hotel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com