Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Misteri Pria Diparang Secara Brutal di Kelua Tabalong

Sebelum lari istri korban melihat pelaku memakai penutup wajah dengan membawa parang.
- Apahabar.com     Jumat, 24 Desember 2021 - 21:38 WITA

Misteri Pria Diparang Secara Brutal di Kelua Tabalong

Penyerangan pada Kamis (23/12) dini hari membuat korban SA (38) mengalami luka berat. Foto: Ist

apahabar.com, TANJUNG – Kasus penganiayaan brutal di Desa Ampukung, Kelua, Kabupaten Tabalong hingga kini belum terungkap.

Upaya mengungkap kasus itu terus dilakukan Polres Tabalong bersama Polsek Kelua.

“Saat ini statusnya dalam penyelidikan,” kata Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin melalui Kasi Humas Iptu Mujiono, Jumat (24/11) malam.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) telah diselesaikan penyidik. Istri korban juga telah dimintai keterangan.

Namun begitu, penyelidikan masih samar.  Polisi belum menemukan bukti petunjuk yang berkaitan dengan pelaku.

Lantas, apa keterangan para saksi termasuk istri korban? Adakah suaminya itu pernah berseteru dengan seseorang?

Mujiono bilang semuanya masih dalam pendalaman. Sementara ini istri korban baru sebatas mengetahui kejadian.

“Motif penyerangan masih kami telusuri,” ujarnya.

Lebih jauh, Mujiono melaporkan jika korban masih dalam perawatan insentif.

Penganiayaan brutal terjadi pada Kamis (23/12) dini hari. Korban SA (38), warga Kelurahan Pulau, Kecamatan Kelua.

Pelaku melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam. Akibatnya penganiayaan tersebut korban mengalami luka robek di bagian belakang kepala, tangan dan bahu kiri.

Peristiwa itu diketahui pertama kali oleh istri korban berinisial KW (36).

Menurut keterangan istri korban, lanjut Mujiono, saat kejadian dirinya sedang tidur di dalam kamar.

Kemudian saat ia terbangun, terdengar suara minta tolong dari sang suami yang sedang menonton televisi.

Saat ke luar kamar, KW  terkejut melihat sang suami sudah bersimbah darah.

Melihat itu ia menolong suaminya dan membuka pintu rumah sembari berteriak meminta tolong.

Mendengar teriakan istri korban, pelaku langsung melarikan diri ke arah belakang rumah korban.

Sebelum lari KW melihat pelaku memakai penutup wajah yang tidak dikenalinya dengan membawa parang.

Sementara itu, warga sekitar yang mendengar teriakan KW berdatangan dan memberikan pertolongan terhadap korban. SA dibawa ke Puskesmas Kelua.

“Karena lukanya sangat berat, korban kemudian dirujuk ke RSUD H Badaruddin Kasim di Maburai,” beber Mujiono.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Korban Kebakaran di Jalan Veteran Butuh Pasokan Makanan
apahabar.com

Kalsel

Usai Kunjungi Perbatasan, Dewan Kalsel Soroti Administrasi Tapal Batas Kalsel-Kaltim
apahabar.com

Kalsel

Raih Akreditasi A, ULM Dorong Peningkatan Jurnal Ilmiah
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Biker Meriahkan HUT RI ke-74 Tahun di Kalsel
Feri

Banjarmasin

Jam Operasi Dibatasi, Feri Penyeberangan di Sungai Alalak Bakal Tambah Armada
Sandiaga Uno

Kalsel

Tiba di Kalsel, Menteri Sandi Kenakan Sasirangan hingga Cicipi Ketupat Batumis
Teror Buaya Raksasa

Kalsel

Teror Buaya Raksasa Selepas Magrib, Warga Kotabaru Diminta Waspada
apahabar.com

Kalsel

Naik Sepeda Motor, Paslon Nomor Urut 02 Ibnu-Ariffin Serap Aspirasi Warga Sungai Lulut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com