Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Oknum Guru di Balikpapan Diduga Cabuli 13 Murid, Polda Kaltim Baru Terima 4 Laporan

Kasus dugaan pencabulan yang terjadi di salah satu lembaga pendidikan di kawasan Balikpapan Utara terus diselidiki Polda Kaltim. Melalui Ditreskrimum Polda Kaltim, jumlah korban cabul oleh oknum tenaga pengajar berinisial MF tersebut kini berjumlah 13 orang.
- Apahabar.com     Selasa, 28 Desember 2021 - 22:19 WITA

Oknum Guru di Balikpapan Diduga Cabuli 13 Murid, Polda Kaltim Baru Terima 4 Laporan

Ilustrasi pencabulan. Foto-Pixabay

apahabar.com, BALIKPAPAN – Kasus dugaan pencabulan yang terjadi di salah satu lembaga pendidikan di kawasan Balikpapan Utara terus diselidiki Polda Kaltim. Melalui Ditreskrimum Polda Kaltim, jumlah korban cabul oleh oknum tenaga pengajar berinisial MF tersebut kini berjumlah 13 orang.

Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Kaltim, Kombes Pol Subandi mengatakan bahwa kasus ini baru memasuki tahap penyidikan. Hal ini setelah empat orang siswi di lembaga pendidikan tersebut telah menyampaikan laporannya.

“Dari sekitar 13 orang korbannya, baru 4 orang yang melapor ke Polda Kaltim. Mungkin yang lain masih malu. Tapi ini tetap akan di proses,” katanya pada Selasa (28/12) di Mapolda Kaltim.

Meski telah melapor, Polda Kaltim belum menetapkan terduga pelaku yakni oknum guru tersebut sebagai tersangka. Hal ini dikarenakan penyidik masih harus menunggu proses gelar perkara.

“Kasusnya sudah naik ke sidik, saksi-saksi sudah kami periksa,” tuturnya.

Dikatakan oknum guru tersebut diduga melakukan perbuatan cabul terhadap sejumlah muridnya. Subandi mengatakan bahwa ada kemungkinan jumlah korban bertambah.

“Mungkin, karena kan kondisi psikis dari korban ini mungkin yang membuat dia malu untuk melapor,” tuturnya.

Subandi juga mengatakan untuk penanganan kasus pencabulan memang sedikit rumit. Pihaknya harus dengan tenang dan sabar bersama psikologi dan pihak terkait dalam hal ini UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Balikpapan. Dibutuhkan waktu untuk memintai keterangan korban lantaran masih dalam kondisi trauma.

“Memeriksa anak-anak berbeda dengan orang dewasa. Ya namanya anak-anak mungkin sedih dan nangis, nggak gampang periksa dia. Ini pun diperiksa sama Polwan saya dan Psikologis, tidak boleh banyak orang, karena kalau banyak orang dia malu nanti,” pungkasnya.

Diketahui kasus ini mulai mencuat saat korban melapor pada bulan Oktober 2021 lalu. Saat itu oknum berinisial MF juga membantah atas tuduhan terhadap dirinya. Ia mengatakan sikap yang dia tunjukkan ke murid-muridnya adalah bentuk rasa sayang dan keakraban terhadap murid-muridnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

gerobak

Kaltim

Manusia Gerobak Mulai Marak di Balikpapan
Adiba

Kaltim

Warganet Mengaku Lihat ZR di Kalbar, Polisi Balikpapan Gerak Cepat

Kaltim

Pembunuhan Sadis Suami Sembelih Istri dan Anak di Bengalon, Pelaku Belum Bisa Dimintai Keterangan
kebakaran

Kaltim

Siang Hari, 3 Rumah di Balikpapan Ludes Terbakar dan 1 Sekolah Terdampak

Kaltim

Lama Tak Ada Kabar, Pangdam Berharap Patung Monpera di Balikpapan Kembali Berdiri
Balikpapan

Kaltim

Semua Pusat Perbelanjaan di Balikpapan Ditutup Saat Lebaran
vaksin covid-19

Kaltim

Siap-Siap, 32 Ribu Vaksin Covid-19 Kaltim Sudah Tiba di Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Gandeng Daerah Lain Pacu Hilirisasi Produk
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com