Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru

Omicron Masuk Indonesia, Harga Emas Bisa ‘Meledak’

Masuknya varian Omicron ke Indonesia bisa berdampak pada harga emas.
- Apahabar.com     Senin, 20 Desember 2021 - 12:19 WITA

Omicron Masuk Indonesia, Harga Emas Bisa ‘Meledak’

Harga emas berpeluang meroket hingga mendekati Rp 1 juta per gram. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Masuknya varian Omicron ke Indonesia bisa berdampak pada harga emas.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan harga emas berpeluang meroket hingga mendekati Rp 1 juta per gram, tepatnya Rp 980 ribu. Sebab, ada kemungkinan harga emas dunia tembus US$ 1.900 per troy ons, dan kurs rupiah bisa menyentuh level Rp 14.400 per dolar AS.

“(Harga emas) US$ 1.900 dibagi 31,1, itu adalah troy ons diubah jadi gram, (hasilnya) sama dengan 61,09324 dikali dengan rupiah 14.400, di sini emas ini kemungkinan di akhir tahun itu Rp 880 ribu per gram,” katanya kepada detikcom, Senin (20/12/2021).

Harga emas Rp 880 ribu itu lalu ditambah dengan ongkos dan sertifikat sebesar Rp 100 ribu maka harga akhirnya adalah Rp 980 ribu per gram.

“Ditambah dengan ongkos sama sertifikat Rp 100 ribu menjadi R 980 ribu per gram, hampir menyentuh Rp 1 juta kalau di akhir tahun ini menyentuh level di US$ 1.900 (per troy ons). Tapi saya optimis tembus mendekati 1.900,” sebutnya.

Hal itu memungkinkan terjadi karena Omicron cukup menarik perhatian pelaku pasar terutama tentang masalah laju penyebarannya. Ibrahim mengutip pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai penyebarannya yang sangat cepat.

“WHO sendiri mengatakan bahwa Omicron ini akan meningkat dua kali lipat selama 1,5 hingga 3 hari. Artinya penyebaran Omicron itu setiap hari mutasinya akan cukup luar biasa kalau memang tidak dilakukan sterilisasi ya berupa lockdown satu wilayah,” jelasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Arutmin

Ekbis

Izin Tambang PT Arutmin Indonesia Habis, ESDM Kalsel Tak Berkutik
apahabar.com

Ekbis

Minyak Goreng ‘Alif’ Siap Dipasarkan
apahabar.com

Ekbis

Mulai 2019, WhatsApp Setop Update untuk Ponsel Ini
apahabar.com

Ekbis

Incar Sektor Perikanan Indonesia, Bank Dunia Kucurkan Rp14,7 Miliar
apahabar.com

Ekbis

Pegadaian Sulap Sampah Jadi Emas di Banjarmasin

Ekbis

Presiden Jokowi: Indonesia Berpeluang Jadi Ekonomi Terbesar Ke-7 Dunia
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat, Imbas Pembukaan Lockdown
Telur

Ekbis

Kabar Buruk untuk Emak-Emak: Harga Telur Ayam Tembus Rp 30.000/Kg
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com