Resmi Somasi Asprov PSSI Kalsel, Persebaru Banjarbaru Siap Adu Bukti Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia di Piala Asia 2022, Dapat Ditonton Gratis Mengejutkan, Pelatih Risto Vidakovic Tinggalkan Borneo FC Pesantrenpreneur: Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Fakta Baru Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’: Digagas Era Soeharto, Studi Kelayakan Diatensi

Pasang Sungai Barito Berkurang, Relawan di Batola Tetap Bersiaga

- Apahabar.com     Selasa, 7 Desember 2021 - 11:08 WITA

Pasang Sungai Barito Berkurang, Relawan di Batola Tetap Bersiaga

Sejumlah relawan menyisir kawasan yang terendam di Kelurahan Lepasan, Kecamatan Bakumpai, Selasa (7/12) dini hari. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Sekalipun pasang Sungai Barito tidak terlalu ekstrem, sejumlah relawan di Marabahan tetap bersiaga, Selasa (7/12) dini hari.

Dibandingkan sehari sebelumnya, Senin (6/12), banjir rob akibat air pasang Sungai Barito memang masih dapat ditoleransi.

Terutama di sekitar Kecamatan Marabahan, Bakumpai, Cerbon dan Rantau Badauh, air pasang tidak sempat menggenangi banyak rumah.

Terpantau air mulai pasang sekitar pukul 21.00 Wita. Lantas sekitar pukul 00.30 Wita, kedalaman air berangsur turun.

Berbeda dengan sehari sebelumnya. Kenaikan debit air Sungai Barito terpantau mulai pukul 21.00 dan terus bertambah hingga pukul 02.30 Wita.

Selanjutnya menjelang subuh, air perlahan mulai surut. Kendati demikian, penurunan tidak secepat kenaikan debit air.

Meski air pasang masih dapat ditoleransi, sejumlah relawan masih bersiaga. Terlebih sebelumnya beredar prakiraan bahwa kedalaman air dapat mencapai 2,5 mdpl.

“Setelah survei di Desa Bahalayung dan Kelurahan Lepasan, Kecamatan Bakumpai, kedalaman air masih sedikit surut dibandingkan malam sebelumnya. Arus juga tidak begitu deras,” jelas Muhammad Fajar, salah seorang relawan.

“Namun kami akan tetap berjaga-jaga, setidaknya hingga pukul 04.00 untuk mengantisipasi kemungkinan tak terduga,” imbuhnya.

Pun sebagian besar warga telah mengantisipasi air pasang ekstrem. Seperti menaruh gabah kering di jalan atau tempat yang lebih tinggi. Demikian pula sepeda motor atau mobil.

“Mudahan pasang air tidak terlalu tinggi lagi. Agak ngeri juga, terutama kami yang menetap di pinggir sungai,” papar Syaifuddin, warga Marabahan.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Batola

Dapat Bisikan Gaib, Seorang Pria di Barambai Batola Nekat Potong Kemaluan
apahabar.com

Batola

Update Covid-19 di Batola, Hasil Tracking di Perkebunan Temukan 5 Pasien Baru
Banjir

Batola

Direndam Banjir, Ribuan Hektar Padi Unggul di Batola Mengalami Puso

Batola

Siap-siap Giliran Semua Guru di Barito Kuala Terima Vaksinasi Covid-19

Batola

Batasi Pemudik, Batola Tutup Tiga Dermaga Penyeberangan Sungai Barito di Tamban

Batola

Puluhan Anggota Polres Batola Terima Penghargaan dari DPRD Kalsel

Batola

Sempat Melarikan Diri, Pelaku Penusukan di Tamban Batola Dibekuk

Batola

Tetap Waspada, Covid-19 di Barito Kuala Berpotensi Naik Lagi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com