Resmi Somasi Asprov PSSI Kalsel, Persebaru Banjarbaru Siap Adu Bukti Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia di Piala Asia 2022, Dapat Ditonton Gratis Mengejutkan, Pelatih Risto Vidakovic Tinggalkan Borneo FC Pesantrenpreneur: Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Fakta Baru Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’: Digagas Era Soeharto, Studi Kelayakan Diatensi

Pegawai Pemkab Kotabaru Didorong Tak Terlibat Tindak Pidana Korupsi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru terus berupaya mencegah tindak pidana korupsi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
- Apahabar.com     Kamis, 9 Desember 2021 - 16:18 WITA

Pegawai Pemkab Kotabaru Didorong Tak Terlibat Tindak Pidana Korupsi

Asisten Administrasi Setda Kotabaru H Murdianto. Foto : Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru terus berupaya mencegah tindak pidana korupsi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal itu disampaikan Bupati Kotabaru melalui Asisten Administrasi Setda H Murdianto usai mengikuti Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2021 secara virtual, Kamis (9/12).

“Tentu kita seoptimal mungkin melakukan tindakan pencegahan. Para ASN agar melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan pemerintah. Hal ini untuk mencegah terjadinya tindakan penyimpangan yang merugikan negara,” tegas Murdianto.

Dia mengatakan pemerintah terus meningkatkan integritas ASN untuk membangun karakter dalam mendukung upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Caranya dengan meningkatkan kejujuran, dan hal-hal yang bertentangan dengan norma aturan dan agama.

“Dalam hal ini kami juga berharap pihak Inspektorat untuk mengawal roda pemerintahan Kotabaru, sehingga secara internal kita memiliki sistem pengendalian yang baik,” harapnya.

Sementara Kepala Inspektorat Kotabaru, H Akhmad Fitriadi, menambahkan pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki segala sesuatu yang berpotensi menyalahi aturan.

“Jadi, saat ini yang menjadi sorotan kita adalah pelayanan publik dan juga pengadaan barang dan jasa. Ini yang harus kita benahi bersama SKPD terkait,” ungkapnya.

Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan misalnya pada pelayanan publik yaitu adanya regulasi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang benar-benar memberikan perlindungan dan kepastian kepada masyarakat.

“SOP ini menjadi bagian dari kami untuk melakukan pengawasan. Apakah benar- benar dilaksanakan atau tidak,” katanya.

Berkenaan dengan barang dan jasa, sambungnya lagi, Inspektorat dengan Unit Kerja Penggandaan Barang/Jasa (UKPBJ) pun terus berupaya semaksimal terkait proses pengadaan barang/jasa harus sesuai dengan SOP, sehingga potensi untuk melakukan tindak korupsi bisa dicegah sedemikian rupa.

“Pada prinsipnya, salah satu upaya mencegah agar tidak masuk keranah korupsi yaitu apabila standar administrasi sudah sesuai dengan SOP, dan dilaksanakan dengan baik,” tandasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Peserta PTQ

Kota Baru

Lagi, 2 Warga Kotabaru Positif Covid-19 dan Sembuh 9 Orang
Gunung Jambangan

Kota Baru

Berselimut Awan, Wajah Gunung Jambangan Kotabaru Bikin Takjub

Kota Baru

Kapolsek Pulau Laut Barat Kotabaru Antar Korban Tabrak Lari ke Pemakaman
Korban Kebakaran

Kota Baru

Bupati hingga Perusahaan Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Tarjun Kotabaru

Kota Baru

Idola! Ratna Jadi Duta Provinsi Terfavorit LIDA Sosmed Award 2021

Kota Baru

Dirjen PB-KKP Bahas Peningkatan Budidaya Ekspor Udang di Kotabaru
apahabar.com

Kota Baru

Kadishub Kotabaru Geram, Mobil Plat Merah Parkir Sembarangan

Kota Baru

Melonjak Lagi, 7 Warga Kotabaru Positif Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com