Santer Disebut Ingin Mengusung Anies Menjadi Capres 2024, PKS: Nama Capres Masih Dikaji Tugu 0 Kilometer Banjarmasin Senilai Ratusan Miliar, Apa Manfaatnya? Ada Lomba VR Challenge Berhadiah iPad Mini di GIIAS 2022 Habis Covid-19, Giliran TBC Mengancam Banjarmasin Misteri Air Putih Pemerkosaan Berkedok Nikah Batin di Tapin
agustus

Pembatasan Libur Natal & Tahun Baru, Balikpapan Siapkan 6 Posko Pemeriksaan

Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan enam posko pemeriksaan bagi pelaku perjalanan saat libur natal dan tahun baru."Ada enam posko check
- Apahabar.com     Senin, 13 Desember 2021 - 20:23 WITA

Pembatasan Libur Natal & Tahun Baru, Balikpapan Siapkan 6 Posko Pemeriksaan

Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan enam posko pemeriksaan bagi pelaku perjalanan saat libur natal dan tahun baru. Foto-Ist

apahabar.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan enam posko pemeriksaan bagi pelaku perjalanan saat libur natal dan tahun baru.

“Ada enam posko check point penjagaan terpadu di perbatasan antar kota. Pertama di Bandar Udara SAMS Sepinggan Balikpapan, kemudian di Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Mulawarman, Pelabuhan Semayang Balikpapan, Pelabuhan Kampung Baru, dan di Pelabuhan Ferry Kariangau,” kata Zulkifli, Kepala Satpol PP Balikpapan usai rapat koordinasi di Pemkot pada Senin (13/12).

Posko tersebut mulai diaktifkan pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Keberadaannya untuk memastikan aturan atau syarat bagi pelaku perjalanan selama periode natal dan tahun baru dipenuhi.

Adapun syarat yang dimaksud berdasarkan addendum surat edaran Satgas Penanganan
Covid-19 Nasional Nomor 24 Tahun 2021, yakni pelaku perjalanan usia dewasa atau di atas 17 tahun tidak vaksin dosis lengkap karena alasan medis maupun belum mendapatkan vaksin dosis lengkap maka untuk sementara dilarang bepergian jarak jauh.

Kemudian pelaku perjalanan jarak jauh dengan seluruh moda transportasi wajib menunjukkan kartu vaksin lengkap (vaksinasi dosis kedua) dan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Selanjutnya pelaku perjalanan jarak jauh usia di bawah 12 tahun dengan seluruh moda transportasi diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan dikecualikan syarat kartu vaksinasi.

“Kalau semua syarat tidak terpenuhi maka akan diminta putar balik oleh petugas,” ujarnya.

Tak hanya itu saja, pihaknya juga akan menyiapkan pemeriksaan swab antigen secara acak kepada pelaku perjalanan di pintu masuk dan keluar kota Balikpapan.

“Kalau nantinya ditemukan ada yang positif kita tindaklanjuti sesuai dengan prosedur, yaitu Karantina,” tuturnya.

Sementara untuk perjalanan kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya yang melakukan perjalanan dalam negeri, untuk wilayah luar Pulau Jawa dan Bali wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan serta dikecualikan dari ketentuan menunjukkan kartu vaksin.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Rakor UU Cipta Kerja, Mahfud MD Minta Kepala Daerah Beri Pengertian Masyarakat
apahabar.com

Tak Berkategori

Tuan Guru Mulkani Al Banjari(2), Murid Pertama Habib Umar bin Hafidz dari Tanah Banjar
apahabar.com

Tak Berkategori

Kesultanan Banjar Menjadi ‘Bagian’ Khilafah Islamiyah di Turki
apahabar.com

Tak Berkategori

Pengangguran Jual Sabu di Balikpapan, Barang dari Om Boy

Tak Berkategori

PDAM Tabalong Akan Terima Hibah Jaringan Perpipaan dari Propenas
Kiky Saputri

Tak Berkategori

Depresi, Komika Kiky Saputri Pernah Punya Pacar Gay
apahabar.com

Tak Berkategori

Dugaan Asusila Oknum KPU Banjarmasin, Kajari Tunjuk Jaksa Senior
apahabar.com

Tak Berkategori

Hingga Oktober 2020, 141 Titik Hotspot Terdeteksi di Tabalong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com