Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Pemerintah Isyaratkan Hapus BBM Premium

Pemerintah melalui Kementerian ESDM mengisyaratkan akan menghapus BBM jenis premium. Buktinya, pemerintah terus mendorong masyarakat untuk melakukan transisi penggunaan BBM dari premium ke pertalite.
- Apahabar.com     Rabu, 22 Desember 2021 - 14:03 WITA

Pemerintah Isyaratkan Hapus BBM Premium

Pemerintah mengisyaratkan akan menghapus BBM premium dengan mendorong penggunaan pertalite. Foto-ANTARA

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian ESDM mengisyaratkan akan menghapus BBM jenis premium. Buktinya, pemerintah terus mendorong masyarakat untuk melakukan transisi penggunaan BBM dari premium ke pertalite.

“Kita memasuki masa transisi di mana premium RON 88 akan digantikan dengan pertalite RON 90, sebelum akhirnya kita akan menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan,” kata Direktur Pembinaan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Soerjaningsih dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (22/12).

Nantinya, bahan bakar premium yang memiliki RON 88 akan digantikan menjadi pertalite dengan RON 90. Menurutnya, RON 90 merupakan bahan bakar energi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan RON 88.

Pengalihan bahan bakar ini dimaksudkan agar Indonesia secara bertahap melakukan transisi ke energi bersih yang lebih ramah lingkungan.

Soerja mengatakan hingga saat ini hanya terdapat tujuh negara yang masih menggunakan bahan bakar dengan RON 88, tidak terkecuali Indonesia. Padahl, premium sudah banyak ditinggalkan masyarakat lantaran kualitasnya tidak lebih baik dibandingkan RON 90 atau lebih.

Peralihan dari premium ke pertalite diproyeksikan mampu menurunkan kadar emisi karbon dioksida sebesar 14 persen.

Pemerintah, sambung dia, ke depan akan menyusun peta jalan (roadmap) bahan bakar minyak yang ramah lingkungan. Setelah premium dihapuskan, pertalite juga akan menjadi bahan bakar selanjutnya yang akan dihilangkan di pasaran.

“Dengan roadmap ini, ada tata waktu di mana nantinya kita akan menggunakan BBM ramah lingkungan. Ada masa di mana pertalite harus dry, harus shifting dari pertalite ke pertamax,” terang dia.

Pemerintah akan berusaha meredam gejolak yang timbul di masyarakat terkait proses shifting pertalite ke pertamax. Sementara itu, perubahan dari pertalite ke pertamax diperkirakan dapat menurunkan kembali kadar emisi karbon dioksida sebesar 27 persen.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Draf RUU Omnibus Law, Presiden Jokowi Target Beres Pekan Ini
apahabar.com

Nasional

Jumlah Kasus Kematian Covid-19 Spanyol Terus Menurun
apahabar.com

Nasional

Sepeda Tour de France 2020 Ditunda karena Covid-19
apahabar.com

Nasional

Fasilitas Kampus UMI Makassar Dirusak Ratusan Orang Tak Dikenal
apahabar.com

Nasional

Satgas PPA Siap Lindungi Korban Pencabulan dan Kekerasan Anak

Nasional

Masa Kampanye, Bawaslu Keluarkan 233 Surat Peringatan

Nasional

Pemerintah Kaji Tunjangan untuk Korban PHK
apahabar.com

Nasional

KLHK Tingkatkan Kesiapsiagaan Atasi Karhutla di Bulan September
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com