Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Polda Kalsel Ambil Alih Kasus Penganiayaan Perempuan di Barikin

Polda Kalsel mengambil alih kasus dugaan penganiayaan seorang wanita yang sebelumnya ditangani Polres Hulu Sungai Tengah (HST).
- Apahabar.com     Kamis, 9 Desember 2021 - 17:21 WITA

Polda Kalsel Ambil Alih Kasus Penganiayaan Perempuan di Barikin

Penasihat hukum Yenny, Edi Sucipto dan Rudi Hartono saat mendatangi Ditreskrimum Polda Kalsel/Muhammad Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Polda Kalsel mengambil alih kasus dugaan penganiayaan seorang wanita yang sebelumnya ditangani Polres Hulu Sungai Tengah (HST).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Moch Rifa’i mengatakan penyidikan kasus tersebut saat ini tengah ditangani Subdit IV Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum.

“Saat ini penyidik masih berproses. Masih didalami. Kejadiannya di Desa Barikin Kabupaten HST,” ujar Rifa’i, Kamis (9/12).

Rifa’i mengungkapkan polisi telah menetapkan terduga pelaku penganiayaan tersebut sebagai tersangka dan telah mengamankan sejumlah barang bukti.

Di sisi lain, penanganan kasus oleh Polda Kalsel ini diapresiasi oleh korban, Yenny yang juga bersama dua orang lainnya merupakan pihak pelapor atas dugaan pengeroyokan dan penganiayaan tersebut.

Pelapor melalui penasihat hukumnya, Edi Sucipto dan Rudi Hartono mengatakan dengan ranah dan kewenangan lebih luas, diharapkan penyidik Polda Kalsel dapat menuntaskan kasus ini dengan baik.

“Kami sudah bertemu dengan penyidik di Polda. Yang jelas Polda ranahnya lebih luas dan lebih lengkap, supaya perkara ini clean and clear,” kata Edi.

Kepada penyidik, kata Edi, ia juga sempat menanyakan terkait perkembangan penyidikan khususnya terkait penetapan tersangka dalam kasus tersebut.

Pasalnya, kata dia, seperti penjelasan kliennya, terduga pelaku lebih dari satu orang.

“Kami kemarin mendengar tersangka yang ditetapkan satu orang. Ternyata setelah ditanyakan ke penyidik, memang sudah diterbitkan DPO terkait terduga pelaku lainnya,” terang Edi.

Rudi menambahkan insiden yang dialami kliennya itu terjadi pada 15 November 2021 di salah satu toko di Desa Barikin, Kecamatan Haruyan, Kabupaten HST.

Insiden itu berawal saat kliennya yang merupakan distributor produk besi dan berkantor pusat di Jawa Timur bersama sejumlah rekan mendatangi salah satu toko yang memiliki tunggakan pembayaran.

Namun saat dilakukan penagihan tunggakan, muncul kesalahpahaman hingga insiden tersebut terjadi.

Akibatnya, kata Rudi, kliennya mengalami luka dan lebam di bagian kepala.

Pasca-insiden itu, korban bersama rekannya lalu melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pabrik Penggilangan Padi di Jelapat Terbakar

Ekbis

Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM
apahabar.com

Kalsel

Sutarto Beberkan Cara Hadapi Persaingan Global di Wisuda ke-94 ULM
Vaksinasi Lansia

Kalsel

Kementrian Kesehatan Optimalkan Vaksinasi Lansia Menjelang Lebaran
Vaksinasi

Kalsel

Tak Hanya PNS di Banjarmasin, Pekerja Bank dan Pedagang Target Program Vaksinasi
Angin Kencang

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari Ini: Waspada Hujan Petir!
apahabar.com

Kalsel

Mantapkan Konsolidasi Parpol Koalisi, AnandaMu Bertandang ke Markas Partai Nasdem Banjarmasin
Alumnus Gowa di Banjarbaru Lakukan Tes Swab Hari Ini

Kalsel

Alumnus Gowa di Banjarbaru Lakukan Tes Swab Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com