Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru

Polisi: Terduga Teroris Kelompok JAD Kalteng Rencanakan Pembelian Senjata

Terduga Teroris Kelompok JAD Kalteng, Pembelian Senjata Teroris Kelompok JAD Kalteng, Densus 88 Antiteror Tangkap Teroris JAD Kalteng, Teroris JAD Kalteng
- Apahabar.com     Jumat, 24 Desember 2021 - 00:03 WITA

Polisi: Terduga Teroris Kelompok JAD Kalteng Rencanakan Pembelian Senjata

Penangkapan terduga teroris dan sejumlah barang bukti yang disita Densus 88 dibantu personel Polda Kalteng. Foto-Antara/Ho-Polda Kalteng

apahabar.com, JAKARTA – Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Kepolisian Indonesia, Kombes Pol Ahmad Ramadhan, mengatakan 3 terduga teroris kelompok Jamaah Ansharud Daulah (JAD) yang ditangkap di Kalimantan Tengah (Kalteng) berencana melakukan aksi teror di Indonesia.

Mereka bertiga, sebut Kombes Ramadhan telah merencanakan pembelian senjata dan persiapan melakukan Idad (latihan fisik) termasuk latihan militer dan latihan menembak.

“Hasil pemeriksaan para pelaku teror sudah merencanakan pembelian senjata dengan persiapan Idad,” kata Kombes Ramadhan, di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (23/12).

Tiga tersangka teroris ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Polri berinisial AZE, RT, dan MS.

AZE ditangkap di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, pada Selasa (21/10) pukul 20.55 WIB. Hasil penyelidikan, tersangka berperan melakukan latihan bersama MS.

“MS ini tersangka teroris yang sebelumnya ditangkap Densus, dan telah melakukan latihan fisik atau idad. Latihan fisik, latihan militer atau persenjataan, dan latihan menembak,” kata Kombes Ramadhan.

AZE juga memiliki peran menjadi admin dalam grup internal kelompok JAD Kalteng. Anggota grup obrolan instans tersebut saling memberikan informasi dan juga memberikan tutorial, serta informasi terhadap kegiatan jaringan JAD.

“Informasi ini kami dapatkan dari pemeriksaan dan pengakuan para pelaku yang ditangkap sebelumnya,” kata dia.

Selanjutnya, RT ditangkap di toko oleh-oleh di daerah Mempawah Hulu Ketapang, Kotawaringin Timur. “RT juga tergabung dalam kelompok JAD dan merupakan admin dalam grup salah satu media sosial yang ada. Grup ini merupakan sarana untuk saling memberikan informasi,” sebut Ramadhan.

Tersangka yang ketiga, MS, ditangkap di Hotel Hawai, Palangka Raya, Kalteng, pukul 21.07. Perannya, tergabung dalam kelompok JAD dan merupakan anggota grup WhatsApp yang dibuat AZE dan RT.

Tidak hanya itu, kata Ramadhan, MS bersama-sama tersangka AZE mengikuti pelatihan atau Idad. “MS berperan sebagai pendorong untuk melakukan pembelian senjata di kelompok tersebut. MS menyatakan siap untuk menjadi eksekutor dalam melakukan kegiatan-kegiatan teror,” kata dia.

Ia menyatakan, penangkapan tiga orang kelompok JAD Kalteng tersebut merupakan pengembangan dari penangkapan tersangka teroris sebelumnya berinisial N alias R.

N alias R merupakan anggota jaringan JAD yang berperan aktif sebagai perekrut anggota baru, memahami pembuatan bahan peledak, dan terhubung dengan kelompok buronan Mujahidin Indonesia Timur Poso.

“N alias R belajar materi tentang bahan peledak secara otodidak. Dia dan teman-temannya di kalimantan tergabung dalam pendukung JAD dan pendukung jaringan teroris ISIS,” kata dia.

Selain di Kalteng, Densus 88 Antiteror Kepolisian Indonesia juga menangkap 2 orang anggota kelompok JAD di Kalimantan Selatan, pada Rabu (22/12). “Rangkaian penegakan hukum ini tentunya dilakukan guna mengantisipasi adanya aksi teror di Tanah Air,” kata dia.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Prediksi Covid-19 Berakhir Juni, Apa Strategi Gugus Tugas?
apahabar.com

Nasional

Cuci Tangan Diklaim 80 Persen Efektif Cegah Penularan Pneumonia
apahabar.com

Nasional

Pengakuan Pesinetron Dari Jendela SMP ke Polisi, Beli Sabu Demi Kurusin Badan

Nasional

Senin Pagi, Gunung Merapi Luncurkan 35 Kali Guguran Lava Pijar
apahabar.com

Nasional

Broadcast Ahok Jadi Ketua Tim Ibu Kota Baru Ditepis Pihak Istana
Kaltim Butuh Pemulihan, Bukan Ibu Kota!

Nasional

Menteri Sofyan Keceplosan, Sebut Kaltim Jadi Ibu Kota Baru RI

Nasional

Demo Buruh Hari ini: Tagih THR hingga Minta Cabut UU Ciptaker

Nasional

Ini Ternyata Motif Pencurian Buku Nikah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com