Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Tiga Pekan hingga 3 Januari 2022

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali diperpanjang selama tiga pekan ke depan hingga 3 Januari 2022.Meski diperpanjang
- Apahabar.com     Senin, 13 Desember 2021 - 23:50 WITA

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Tiga Pekan hingga 3 Januari 2022

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali diperpanjang selama tiga pekan ke depan hingga 3 Januari 2022.

Meski diperpanjang, namun menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (13/12), tren kasus Covid-19 masih terjaga pada tingkat yang cukup rendah.

“Saat ini pula angka kasus konfirmasi masih terus dapat dijaga dan penurunannya masih di angka 99 persen sejak puncak kasus pada bulan Juli lalu. Selain itu juga dapat disampaikan bahwa kasus aktif dan jumlah yang dirawat di Jawa-Bali terus mengalami penurunan,” kata dia seperti dilansir Antara.

Berdasarkan hasil asesmen hingga 11 Desember 2021 lalu, hanya tersisa 10 kabupaten/kota di Jawa Bali yang berada pada Level 3 atau 7,8 persen dari total seluruh 128 kabupaten/kota yang berada di Jawa Bali.

Terdapat juga 13 kabupaten/kota yang masuk ke dalam Level 1. Namun, terdapat 4 kabupaten/kota yang naik ke Level 2.

“Detail mengenai informasi ini akan disampaikan melalui Inmendagri yang akan berlaku selama tiga minggu ke depan,” kata Luhut.

Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) itu mengingatkan masyarakat untuk tidak pergi ke luar negeri terlebih dahulu kecuali untuk kepentingan yang benar-benar darurat.

Imbauan itu, menurutnya disampaikan oleh pemerintah menyikapi perkembangan varian Omicron yang tersebar di seluruh dunia.

Sebaliknya, dia meminta agar masyarakat lebih memilih untuk menghabiskan waktu liburan dengan melakukan perjalanan di dalam negeri saja.

“Jadi jangan kita gagah-gagahan, bantulah ekonomi kita dengan berlibur di dalam negeri,” pungkas Luhut.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Sebut Virus Corona Sebagai Bencana
apahabar.com

Nasional

Long Weekend, BLT Subsidi Gaji Segera Cair

Nasional

Proyek Masjid Sriwijaya Dikorupsi, MUI: Wajib Dihukum Mati Bila Terbukti
Keputusan PPKM

Nasional

Keputusan PPKM Akan Diumumkan Hari Ini
apahabar.com

Nasional

BKSDA Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya dari Lilitan Ban
Penikaman

Nasional

Viral, Detik-detik Istri Sah Tikam Terduga Pelakor di Makassar
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Positif 111.455, Sembuh 68.975
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Tandatangani PP Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com