Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Puluhan Remaja Terpapar NII Dapat Kuliah Pancasila dari Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajarkan nilai Pancasila kepada 20 remaja yang terpapar paham NII di SDN Sukamentri 3-4-5 Garut
- Apahabar.com     Minggu, 12 Desember 2021 - 12:12 WITA

Puluhan Remaja Terpapar NII Dapat Kuliah Pancasila dari Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajarkan nilai Pancasila kepada remaja yang terpapar paham NII di Garut. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajarkan nilai Pancasila kepada 20 remaja yang terpapar paham NII di SDN Sukamentri 3-4-5 Garut, Desa Sukamantri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut pada 11 Desember 2021.

Ia memberikan penekanan tentang pentingnya menghargai perbedaan dan melihat kebhinekaan sebagai rahmat bukan sebagai kebencian. Menurutnya, Pancasila merupakan fondasi yang disusun bersama untuk memajukan negeri.

“Pancasila adalah kesepakatan untuk membangun rumah Indonesia yang lestari,” ujarnya, dikutip dari detik.com.

Remaja Desa Sukamentri terpapar paham radikalisme NII karena sejumlah faktor seperti pengetahuan agama minim, pendidikan, hingga persoalan ekonomi. Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil mengatakan paham NII nyata adanya dan berbahaya bila banyak remaja yang terpapar.

“Itu nyata, oleh karena itu saya turun langsung jadi guru untuk mengembalikan mereka ke dalam paham ideologi pancasila yang kuat,” katanya.

Menurutnya, dalam perang pemikiran ini perlu ada penguatan ideologi Pancasila. Khususnya bagi remaja agar bisa menyaring informasi.

“Jadi kalau diganggu perang pemikiran sayap kiri, khilafah atau komunis misalnya maka harus kita lawan,” ujar Kang Emil

Oleh karenanya, ia ingin respons yang cepat mengembalikan ideologi pancasila kepada warga yang terpapar. Kang Emil berharap, setelah diberikan pemahaman, mereka akan menjadi pohon yang kuat dalam menaungi Pancasila.

“Jangan sampai kita hanya jadi ‘pemadam kebakaran’, yang saat ada kejadian baru kita merespons, tapi kita menyemaikan bibit-bibit supaya mereka jadi pohon yang kuat dalam menaungi pancasila,” katanya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Belasan Juta Jiwa Penduduk Indonesia Telah Divaksinasi Dosis Pertama
Satgas Covid-19

Nasional

Satgas Covid-19: 1.227.918 Nakes Telah Divaksinasi
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sebut Virus Corona Sebagai Bencana
Keputusan PPKM

Nasional

Keputusan PPKM Akan Diumumkan Hari Ini
Brompton

Nasional

Terkuak! Penyuap Eks Mensos Minta Dua Sepeda Brompton
apahabar.com

Nasional

UNBK Hapus Kecurangan Hingga 99 Persen

Nasional

Dapat Izin BPOM, Vaksin Zifivax Anhui Potensial Jadi Booster Vaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

Ini Kata Pengamat Soal Pemindahan Ibu Kota ke Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com