Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah

Respons Bupati Barito Timur Soal Warning Mensos Risma Terkait Banjir

Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), Ampera AY Mebas merespons peringatan Menteri Sosial Tri Rismaharini terait banjir.
- Apahabar.com     Rabu, 1 Desember 2021 - 07:03 WITA

Respons Bupati Barito Timur Soal Warning Mensos Risma Terkait Banjir

Kepulan awan hitam nampak di atas tugu Bundaran Burung Tinggang, Barito Timur. Foto-net

apahabar.com, TAMIANG LAYANG – Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), Ampera AY Mebas merespons peringatan Menteri Sosial Tri Rismaharini terait banjir.

Mensos Risma dalam kunjungan Kalteng beberapa waktu lalu meminta agar setiap kepala daerah waspada banjir saat puncak hujan diprediksi terjadi Februari 2021.

“Kami akan mempersiapkannya. Jika terjadi bencana banjir maupun longsor kita sudah siap,” kata Ampera di Tamiang Layang seperti dilansir Antara, Selasa (30/11).

Menurutnya, warning Mensos Risma sudah tepat agar setiap kepala daerah di Kalteng tidak lengah. Sehingga semua sudah diantisipasi jika bencana tersebut benar-benar terjadi di saat puncak hujan terjadi.

Salah satu upaya mitigasi bencana yang dilakukan Pemkab Barito Timur yakni menormalisasi Sungai Awang.

Ampera juga dengan tegas menginstruksikan seluruh camat untuk mewaspadai ancaman bencana.

“Untuk wilayah di perkotaan atau Kelurahan Tamiang Layang, semua drainase sudah dilakukan pembersihan untuk mengantisipasi banjir,” kata Ampera.

Menurutnya, koordinasi lintas sektoral akan dilakukan secara intensif, baik kepada TNI-Polri hingga kecamatan dan desa dalam penanggulangan bencana.

Sedangkan lintas sektoral internal Pemkab Barito Timur yakni penanganan dan penanggulangan serta penyiapan titik untuk didirikan lumbung sosial (bufferstock).

“Jadi, ketika terjadi bencana banjir maupun longsor tidak ada lagi rapat koordinasi karena tugas pokok dan fungsi masing-masing,” kata Ampera.

Lintas sektoral Pemkab Barito Timur dimaksud yakni Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (DPMDSos), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan dan Permukiman (PUPR Perkim) dan instansi teknis lainnya hingga Dinas Kesehatan.

Instansi tersebut sebut Ampera, memiliki tupoksi masing-masing sehingga penanganan dan penanggulangan bisa terlaksana dengan baik tanpa ada diberikan instruksi.

“Rapat lintas sektoral maupun internal Pemkab Barito Timur ini akan dilaksanakan dalam waktu tidak begitu lama,” tandas Ampera.

 

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

ASN Kapuas

Kalteng

Resmi, Jam Kerja ASN Kapuas Dipangkas
Palangka Raya

Kalteng

Geger! Bos Bengkel Palangka Raya Luka Parah, Diduga Dirampok Anak Buah Sendiri
apahabar.com

DPRD Palangka Raya

DPRD Palangka Raya dan Tanbu Bertemu Bahas Program PEN
apahabar.com

Kalteng

Disebut Kantongi Rekomendasi PDIP, Riban: No Comment
Dana Desa

Kalteng

Alokasi TKDD Kalteng 2022 Capai Rp 15,9 Triliun, Dana Desa Rp 1,2 T
apahabar.com

Kalteng

Pemkab Kapuas Terima Bantuan APD

Kalteng

Nekat, Dua Tahanan Selundupkan dan Konsumsi Sabu dalam Rutan Palangka Raya
Longsor Tanah Bumbu

Kalteng

Petaka Longsor di Tanah Bumbu, Perusahaan Terancam Sanksi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com