Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Selain Air Bersih, Korban banjir di Lombok Barat Butuh Perlengkapan Bayi

Sejumlah korban banjir di Dusun Barat Kubur, Desa Sesela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat hingga saat ini masih membutuhkan
- Apahabar.com     Rabu, 8 Desember 2021 - 20:59 WITA

Selain Air Bersih, Korban banjir di Lombok Barat Butuh Perlengkapan Bayi

Iskandar ditemani istri yang sedang menggendong buah hatinya, Rabu (8/12), menunjukkan kondisi mereka dan rumahnya yang sudah rusak akibat banjir yang terjadi pada Senin (6/12) lalu. Foto-Antara

apahabar.com, MATARAM – Sejumlah korban banjir di Dusun Barat Kubur, Desa Sesela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat hingga saat ini masih membutuhkan bantuan. Selain air bersih, terutama sekali dibutuhkan selimut dan perlengkapan bayi.

“Adapun kebutuhan yang paling mendesak ini perlengkapan anak-anak atau bayi, pampers, pakaian, tikar, selimut, makanan dan juga obat-obatan,” ujar Iskandar warga Dusun Barat Kubur, Desa Sesela, Kecamatan Gunung Sari, seperti dilansir Antara, Rabu (8/12).

Selain perlengkapan anak-anak atau bayi, mereka juga membutuhkan pakaian, tikar, selimut, dan obat-obatan.

Iskandar menuturkan dirinya dan warga lain juga saat ini membutuhkan air bersih, lantaran air sumur yang mereka miliki kotor. Tak ayak tidak bisa dipakai untuk mandi dan minum.

Tak hanya itu, mesin air yang dimilikinya juga ikut rusak akibat terendam banjir. “Semua rusak (alat dapur), mau masak untuk makan juga sudah tidak bisa. Air bersih juga sangat sulit. Sumur masih kotor sekali,” kata ayah dua orang anak ini.

Melihat kondisi ini, dirinya khawatir banyak warga terutama anak-anak yang bisa terserang penyakit seperti gatal-gatal, flu dan demam karena setelah tiga hari diterjang banjir lingkungan jadi kotor. Bahkan kalau malam hari itu dingin akibat minimnya tikar dan selimut.

“Memang dari informasi warga sudah ada anak-anak yang mulai mengeluh gatal-gatal dan flu. Karena memang kondisi rumah dan lingkungan itu masih kotor,” kata Iskandar.

Iskandar ditemani istri yang sedang menggendong buah hatinya menunjukkan kondisi mereka dan rumahnya yang sudah rusak akibat banjir yang terjadi pada Senin (6/12). Terlihat tembok belakang rumah mereka tepatnya di bagian dapur, runtuh.

Untuk memasak pun mereka sudah tidak bisa lagi, sehingga untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari mereka mengharapkan bantuan dari posko pengungsian.

Oleh karena itu, Iskandar mengaku sangat membutuhkan perhatian dan sentuhan nyata dari berbagai pihak untuk membantu warga setempat.

Sekretaris Desa Sesela, Saeful Bahri membenarkan bahwa saat ini masyarakat di wilayah itu sangat membutuhkan bantuan. Sebagian besar masyarakat dalam kondisi sangat memprihatinkan.

“Alhamdulillah, kalau bantuan sudah ada dari Pemerintah Daerah, hanya saja belum seberapa. Ada juga bantuan dari warga yang datang sendiri maupun berkelompok langsung menyerahkan bantuan,” ucapnya.

Menurutnya, bantuan-bantuan tersebut ditampung di posko pengungsian yang berada d musholla dusun setempat.

“Kami berharap, masyarakat di luar sana melirik desa kita. Karena kondisi semua warga yang ada disini sangat memprihatinkan,” tuturnya.

Ia menyebutkan, secara keseluruhan jumlah warga yang terdampak banjir di Dusun Barat Kubur sebanyak 247 KK.

“Semua rumah di sini terendam banjir, terus perabotan rumah tangga, pakaian dan lain sudah kotor dan hilang terbawa arus air,” katanya.

Akhirnya, Satu Jenazah Korban Banjir Bandang Lombok Barat Ditemukan

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Tata Cara Pelaporan Harta Kekayaan PNS Sesuai Aturan Presiden Jokowi
apahabar.com

Nasional

Raja dan Ratu Belanda Kembalikan Keris Dipanegoro ke Jokowi
UMP 2022

Nasional

Belum Tetapkan UMP 2022, Gubernur Terancam Sanksi
Unicorn RI

Nasional

Danai Unicorn RI, Presiden Jokowi Segera Luncurkan Merah Putih Fund
apahabar.com

Nasional

Ketua Satgas Covid-19 Heran Kerja Kantoran Seperti Kondisi Normal
Ilustrasi - Gempa bumi 7,5 magnitudo mengguncang Laut Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpotensi menimbulkan tsunami, Selasa (14/12). Foto-Istimewa via INews.id

Nasional

Gempa 7,5 Magnitudo Larantuka NTT, Warga Sumbawa Barat Panik Berhamburan
apahabar.com

Nasional

Janji Ridwan Kamil dan Duka Nestapa Kakak-Adik Korban Longsor
apahabar.com

Nasional

Penajam Tunda Eksekusi 11 PNS Terpidana Korupsi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com