Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Selama 2021, Puluhan Orang di Tabalong Meninggal karena Lakalantas

Sepanjang 2021 terdapat 23 orang meninggal karena kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
- Apahabar.com     Rabu, 29 Desember 2021 - 13:04 WITA

Selama 2021, Puluhan Orang di Tabalong Meninggal karena Lakalantas

Salah seorang korban meninggal karena lakalantas di jalan raya di wilayah Desa Pudak Setegal Kecamatan Kelua, Tabalong. Foto - apahabar.com/M.Al-Amin.

apahabar.com, TANJUNG – Sepanjang 2021 terdapat 23 orang meninggal karena kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Jumlah itu meningkat 10 orang bila dibandingkan sepanjang tahun 2020 yang hanya 13 orang.

Selain meningkatnya jumlah korban lakalantas, tingkat kecelakaan juga meningkat. Namun peningkatannya jika dibanding tahun 2020 hanya satu kasus.

“Di tahun 2020 ada 31 perkara sedangkan di 2021 ada 32 perkara,” jelas Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin saat menggelar ekpos akhir tahun di aula Praja Utama, Selasa (28/12) kemarin.

Menurut Riza, kecelakaan yang terjadi itu karena faktor manusia yang kurang paham aturan lalu lintas.

“Dari data yang ada faktornya karena pengendara kurang memahami peraturan lalu lintas, sehingga hal ini menimbulkan peningkatan angka lakalantas di Tabalong,” jelasnya.

Riza juga mengungkapkan untuk penyelesaian perkara pada 2021 hanya 21 kasus. Jumlah ini menurun dibandingkan tahun lalu yang berhasil menyelesaikan 31 perkara.

“Meski demikian, penyelesaian kasus yang belum rampung masih berjalan,” sebutnya.

Jika korban meninggal mengalami peningkatan, hal ini berbanding terbalik dengan korban luka berat karena lakalantas.

“Korban luka berat sepanjang 2021 nol, sementara pada 2020 ada 5 orang. Sedangkan korban luka ringan dari 27 orang pada 2020 turun dan 20 korban pada 2021,” beber Riza.

“Sementara total kerugian yang disebabkan akibat lakalantas mengalami kenaikan dari Rp 116.900.000 di 2020, menjadi Rp 399.400.000 di tahun 2021,” sambungnya.

AKBP Riza mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk berhati-hati saat berkendara.

“Maka ibu-ibu yang sering memotong jalur kendaraan supaya berhati-hati karena ini berbahaya, apalagi pengemudi tidak melihat,” ingat Riza.

Kepada pengguna armada berat, Riza mengingatkan jika berada di wilayah padat penduduk agar berhati-hati dan mengurangi laju kendaraannya.

“Semoga di tahun 2022 setelah kita evaluasi angka lakalantas di Tabalong bisa berkurang dan mudah-mudahan tidak ada lagi korban jiwa dari lakalantas,” pungkas Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tabalong

4 Hari Bebas Covid-19, Kini Ada Lagi Warga Tabalong Terkonfirmasi Positif

Tabalong

Puluhan Guru di Tabalong Divaksin Dosis Kedua, Polisi Lakukan Pengamanan

Tabalong

Simpan Sabu, Warga Pamintangan Amuntai Diciduk Polres HSU
pelanggar

Tabalong

7 Pelanggar Prokes di Kelua Tabalong Disuruh Membeli Masker
PKB Tabalong

Tabalong

Gelar Muscab, H Marlan Terpilih Aklamasi Pimpin PKB Tabalong Periode 2021-2026
Tabalong

Tabalong

Balap Liar Tabalong, Belasan Remaja Diamankan hingga Disanksi Jutaan Rupiah
Vaksin Covid-19

Tabalong

Tiba di Tabalong, Ribuan Vaksin Covid-19 Tahap III Disuntikkan Mulai Besok
Hari Dharma Karyadhika

Tabalong

Hari Dharma Karyadhika, Pegawai Rutan dan Lapas Tanjung Ziarah ke Makam Pahlawan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com