Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Singgung PKI-Ngaku Ponakan Guru Sekumpul, Pengujar Kebencian asal Tabalong Waras?

Sasarannya tak hanya tokoh nasional, seperti Wiranto, Thohir bersaudara, namun juga sejumlah perwira dan kerabat pejabat publik di Tabalong. Lalu apakah pelaku ini waras atau tidak mengalami gangguan jiwa?
- Apahabar.com     Selasa, 14 Desember 2021 - 21:01 WITA

Singgung PKI-Ngaku Ponakan Guru Sekumpul, Pengujar Kebencian asal Tabalong Waras?

EP dalam postingan-nya menyinggung sejumlah korporasi hingga tokoh publik di Tabalong. Foto: Ist

apahabar.com, TANJUNG – Penangkapan terduga pelaku ujaran kebencian bermuatan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) jadi perbincangan hangat di Tabalong.

Untuk diketahui pelaku berinisial EP (32) warga Desa Kapar, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong.

Postingan kontroversialnya itu dianggap polisi berpotensi menimbulkan kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasar suku, ras dan golongan tersebut ditulisnya di media sosial FB atas nama Muhammad Musthafa Kemal.

Pasca-ditangkap polisi, EP mengaku kalau akun tersebut adalah miliknya. Pun dengan kata-kata di postingan itu. Lantas apa sebenarnya yang ditulis EP di akun Facebook-nya itu?

Hasil penelusuran media ini, EP cukup banyak mengumbar kebencian terkait golongan maupun suku. Total, setidaknya ada lima unggahan.

Di antaranya menyinggung soal Partai Komunis Indonesia (PKI) yang telah bubar. Hingga mengaku sebagai keponakan Guru Sekumpul. Dan juga sebagai sepupu dari Pangeran Uni Emirat Arab.

“Malam ini datangi aku di Expo Tanjung, langsung aku tembaki,” ujar EP dalam salah satu postingan-nya menantang Polri dan TNI.

EP juga menuding sejumlah orang ternama hingga pejabat sebagai cicit PKI. Ia juga mengeluarkan sejumlah perkataan tak senonoh.

Sasarannya tak hanya tokoh nasional, seperti Wiranto, Thohir bersaudara, namun juga sejumlah perwira polisi dan kerabat pejabat publik di Tabalong.

Lalu apakah pelaku ini waras atau mengalami gangguan jiwa? Atau, adakah motif lain?

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin mengatakan penyelidikan tengah bergulir.

Yang pasti, saat ini EP terlihat seperti orang normal. Namun begitu, bukan berarti pendalaman psikis berhenti.

“Meski saat ini yang bersangkutan masih normal, namun tetap akan dikoordinasikan observasi dengan psikologi Polda Kalsel maupun Dinas Sosial, termasuk meminta keterangan ahli ITE dan ahli pidana,” jelasnya, Selasa (14/12) malam.

EP sebelumnya ditangkap pada Minggu (12/12) saat berada di Pasar Mabuun. Penangkapan berdasar hasil patroli siber anggota Satreskrim Polres Tabalong sejak Jumat 15 Oktober di media sosial.

“Kami dapati postingan-nya pada Kamis malam 14 Oktober, penyelidikan kami mengarah ke pemilik akun, hingga dilakukan penangkapan,” ujar Riza.

Dalam penangkapan, petugas menyita sejumlah barang bukti di antaranya berupa handphone android. Tak ada perlawanan berarti dari EP.

“Pelaku sudah mengakui semuanya,” ujar Riza didampingi Kasi Humas Iptu Mujiono.

Akibat unggahannya itu, Mujiono menjelaskan EP akan dikenakan Pasal 45 A ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun,” pungkasnya. (*)

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Menteri Risma Beri Bantuan dan Motivasi ke Yatim Piatu

Kalsel

Kunjungi Balai Budi Luhur Banjarbaru, Menteri Risma Beri Bantuan dan Motivasi ke Yatim Piatu
apahabar.com

Kalsel

BPBD Petakan Lima Wilayah Kalsel Rawan Karhutla
Tabalong

Kalsel

Jenazah Alda Norlita Ditemukan, Operasi SAR di Tabalong Ditutup
apahabar.com

Kalsel

Catat, Tiga Kecamatan di Tanah Bumbu Ini Rawan DBD
apahabar.com

Kalsel

Desa Terpencil di Balangan Terendam Lagi
apahabar.com

Kalsel

Jalan Poros Banjarbaru-Tanah Bumbu Bisa Dilewati 2020
Perayaan Valentine

Kalsel

Warning! Petugas Bakal Bubarkan Perayaan Valentine di Banjarmasin Jika…
apahabar.com

Kalsel

Hasil Audit LPPDK, Caleg Terpilih Siap-siap Huni Rumah Wakil Rakyat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com