Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru

Sinkronisasi PeduliLindungi dan Tawakkalna, Jemaah Umrah Bisa Berangkat di Januari 2022

- Apahabar.com     Jumat, 31 Desember 2021 - 07:06 WITA

Sinkronisasi PeduliLindungi dan Tawakkalna, Jemaah Umrah Bisa Berangkat di Januari 2022

Ilustrasi. Foto-Net.

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Agama membenarkan pernyataan Ketua Komisi VIII DPR RI yang menyebutkan jemaah RI bisa berangkat umrah di Januari 2022. Sinkornisasi aplikasi PeduliLindungi dan Tawakkalna menjadi alasannya.

“Iya insyaallah, semoga tidak ada perubahan kebijakan dari Saudi,” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Hilman Latief, seperti dikutip dari Detik.com, Jumat (31/12).

Terkait persiapannya, Hilman mengatakan akan terlebih dahulu mengevaluasi jemaah yang sudah berangkat pada Desember ini. Diketahui, ada 25 orang yang berangkat umrah pada 23 Desember 2021.

“Kita akan evaluasi dulu yang sudah berangkat tanggal 23 Desember. 25 orang (yang berangkat),” ujarnya.

Lebih lanjut, Hilman menyebut kebijakan pemberangkatan itu juga akan mempertimbangkan aturan pemerintah nantinya. Mengingat, kasus transmisi lokal varian omicron di RI kini sudah terjadi.

“Ya kita lihat perkembangan,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto mengapresiasi Menkes Budi Gunadi Sadikin yang telah menuntaskan sinkronisasi aplikasi PeduliLindungi dan Tawakkalna. Dengan demikian, Yandri menilai dengan memperhatikan prokes, maka jemaah bisa berangkat umrah di Januari 2022.

“Kalau saya melihat animo masyarakat yang tertunda umroh sangat tinggi untuk ke Tanah Suci, jadi kalau pun masih ada karantina, terus ada hal-hal yang mungkin prokes diperketat saya meyakini jemaah kita akan taat kok. Nah karena itu kalau bisa di Januari ini mulai kirim jemaah umroh itu lebih baik,” kata Yandri saat dihubungi, Kamis (30/12).

Yandri menilai keberangkatan umrah tidak perlu menunggu virus Omicron hilang. Menurutnya selama jemaah mematuhi protokol kesehatan dan karantina setelah umrah, maka dia meyakini tidak akan ada masalah.

“Karena kalau menunggu virus hilang nggak akan hilang virus itu, tapi gimana kita patuh dan taat dan punya komitmen yang sama untuk mentaati prokes baik di dalam negeri maupun sampai ke Tanah Suci. Kalau itu dilakukan insyaallah nggak akan ada masalah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yandri menyebut rencana keberangkatan umrah di Januari 2022 juga sudah disampaikan oleh Kementerian Agama. Dia menyebut Kemenag hanya menunggu sinkronisasi PeduliLindungi dan Tawakkalna terlaksana.

“Saya sempat berdiskusi dengan Pak Menteri dan Pak Dirjen Haji termasuk Pak Sekjen memang dalam bulan Januari insyaallah akan berangkatkan jemaah umrah, tapi dengan syarat ya PeduliLindungi sudah teraplikasi dengan tawakkalna, termasuk manasiknya sudah disesuaikan dengan manasik di zaman pandemi, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

indonesia

Nasional

Selama 10 Tahun Ini, Indonesia Didominasi Penduduk Laki-laki
apahabar.com

Nasional

Mantan Rektor UIN: Elite Politik Harus Tunjukkan Kedewasaan
Progres Kereta Cepat

Nasional

Progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung 79 Persen, Berikut Fokus KCIC
apahabar.com

Nasional

BMKG: Waspadai Gelombang 2,5 Meter di Sultra
apahabar.com

Nasional

Kondisi Terbaru Pasien Rujukan Suspect Covid-19 di RSUD Ulin
apahabar.com

Nasional

Dekan FKUI: Hipoksia Akibat Kabut Asap Sebabkan Kerusakan Organ Tubuh
kosan

Nasional

Horor, Suami Simpan Mayat Istrinya di Kosan
apahabar.com

Nasional

Kisah Pilu di Balik Operasi Penyergapan Begal Sapi di Tanah Laut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com