Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru

Studi Varian Omicron; Cepat Menular, Gejala Ringan

Analisis awal menemukan, adanya persamaan varian Delta dan Omicron. Berikut lima gejala yang kerap dilaporkan dalam aplikasi ZOE COVID.
- Apahabar.com     Sabtu, 18 Desember 2021 - 11:52 WITA

Studi Varian Omicron; Cepat Menular, Gejala Ringan

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Virus Corona varian Omicron disebut lebih cepat menular daripada varian-varian sebelumnya, tetapi gejalanya cenderung ringan mirip flu dan pilek.

Meski demikian, para ahli sudah memperingatkan untuk tidak meremehkan risiko yang ditimbulkan oleh virus yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan ini.

Dalam studi yang dilakukan di Inggris oleh Zoe COVID Study, kasus infeksi Omicron kerap disalahartikan sebagai penyakit biasa seperti pilek. Data studi tersebut diambil selama dua minggu di bulan Oktober dan Desember, setelah Omicron menyebar di London.

Gejala Varian Omicron

Analisis awal menemukan, adanya persamaan varian Delta dan Omicron. Berikut lima gejala yang kerap dilaporkan dalam aplikasi ZOE COVID:

Pilek
Sakit kepala
Kelelahan
Bersin-bersin
Sakit tenggorokan

“Seperti yang ditunjukkan oleh data terbaru kami, gejala omicron didominasi gejala pilek, sakit kepala, sakit tenggorokan dan bersin, jadi orang harus tinggal di rumah karena kemungkinan besar Covid,” kata Professor Tim Spector, ilmuwan utama di aplikasi ZOE COVID Study, dilansir Detikcom yang mengutip CNBC International pada Jumat (17/12).

“Mudah-mudahan orang sekarang mengenali gejala seperti pilek yang tampaknya menjadi ciri utama omicron,” tambahnya.

Varian Omicron Sudah Mendominasi di Inggris

Kota London dipilih dalam studi ZOE karena prevalensi Omicron yang tinggi dibanding wilayah lainnya. Varian Omicron sendiri sudah menjadi jenis yang dominan di ibu kota dan diperkirakan menjadi strain dominan pada Natal.

“Pada tahun baru, kasus dapat mencapai puncaknya lebih tinggi dari apa pun yang pernah kita lihat sebelumnya,” kata Tim Spector.

Para ahli juga memperkirakan fenomena yang dialami Inggris akan terulang di negara-negara di seluruh dunia.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Berhasil ke Antariksa, Miliarder Dunia Jeff Bezos Disebut Titisan Alien
apahabar.com

Global

Wajar Bawaslu Periksa Rekaman Habib Rizieq Reuni 212
Muammar Gaddafi

Global

Saif, Putra Muammar Gaddafi Maju Jadi Capres Libya

Global

Gara-gara Omicron, 4000 Lebih Anak di AS Masuk RS

Global

Arab Saudi Izinkan Wisatawan Asing Masuk Mulai 1 Agustus, Intip Syaratnya
Mantan Presiden Yunani Karolos Papoulias meninggal dunia.. Foto-Net.

Global

Mantan Presiden Yunani Meninggal Dunia
Bangladesh

Global

Banjir dan Longsor di Bangladesh Tewaskan 20 Orang, 6 di Antaranya Pengungsi Rohingya 
apahabar.com

Global

Pembicaraan Perdamaian Suriah Dimulai di Astana
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com