Via Pesantrenpreneur, Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Songsong Putaran Nasional Liga 3, Pemain Persemar Martapura Teken Kontrak Saingi Jembatan ‘Basit’, Banjarmasin Geber Megaproyek Pembelah Sungai Martapura Waketua DPRD Respons Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’ Fix! Sopir Batu Bara Tapin Batal Sweeping Truk Semen Tabalong

Tak Diizinkan Main Bulutangkis di Gedung Serba Guna, Warga di Kuripan Batola Protes

- Apahabar.com     Sabtu, 18 Desember 2021 - 21:51 WITA

Tak Diizinkan Main Bulutangkis di Gedung Serba Guna, Warga di Kuripan Batola Protes

Wajah gedung bulutangkis lama di Kecamatan Kuripan yang nyaris roboh akibat dimakan usia. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Tak diizinkan bermain bulutangkis di gedung serba guna, beberapa warga di Kecamatan Kuripan melancarkan protes hingga viral di Facebook.

Diunggah akun Wilu Nadi melalui grup Facebook, Sabtu (18/12), postingan itu mengadukan keinginan badminton lover kepada Bupati Barito Kuala.

“Bupati Barito Kuala yang kami hormati. Sebelumnya kami ucapkan terimakasih yang tak terhingga atas dibangunnya gedung serba guna tahun 2019/2020,” tulis Wilu Nadi.

“Namun kenyataan pahit fakta di lapangan. Gedung serba guna itu hanya diperuntukan olahraga futsal oleh Camat Kuripan. Sedih rasanya ketidak adilan ini menimpa kami yang juga ingin memanfaatkn gedung untuk olahraga bulutangkis,” tambahnya.

Keinginan tersebut semakin kuat, mengingat gedung bulutangkis yang lebih dulu berdiri, sudah tidak terbilang tidak lagi layak.

Selain dinding dan tiang yang lapuk dan bahkan terlepas, atap gedung sudah tidak memadai lagi untuk berlatih bulutangkis lantaran bocor di berbagai tempat.

Belakangan gedung bulutangkis lama hanya digunakan anak-anak untuk bermain-main. Padahal ketika masih layak, gedung tersebut selalu ramai didatangi warga dari sejumlah desa di Kuripan, termasuk dari Kalimantan Tengah.

Imbas dari gedung yang tidak layak lagi, pembinaan pebulutangkis pelajar maupun dewasa di Kuripan pun tersendat-sendat.

Seandainya tetap ingin menikmati bermain bulutangkis di fasilitas standar, sejumlah warga terpaksa ke Marabahan atau gedung bulutangkis di Kecamatan Paminggir, Hulu Sungai Utara.

“Kami hanya berkeinginan gedung baru juga dapat digunakan untuk bulutangkis. Buktinya GOR Setara di Marabahan pun dapat digunakan untuk berbagai cabang olahraga,” jelas Wilu Nadi yang dihubungi terpisah kepada apahabar.com.

“Tidak perlu setiap hari, kami hanya meminta berbagi jadwal seminggu dua kali. Bahkan andai dipungut bayaran pun, kami tidak masalah,” tegasnya.

Soal penggunaan gedung untuk futsal, pihak kecamatan pun tidak menggratiskan. Biaya sewa lapangan selama 1 jam untuk siang hari sebesar Rp75 ribu dan malam Rp100 ribu.

“Kalau milik pemerintah, seharusnya tidak disewakan sedemikian rupa. Ditambah pengelolaan uang sewa yang tidak transparan,” beber Wilunadi yang juga anggota BPD Rimbun Tulang.

Diketahui gedung bulutangkis sedang dalam proses dihibahkan ke Desa Rimbun Tulang. Namun akibat Covid-19, dana rehabilitasi gedung itu tak dapat dianggarkan.

“Makanya sebelum gedung bulutangkis dapat direhab, kami berharap gedung serba guna dapat digunakan bersama untuk dua cabang olahraga,” tegas Wilunadi.

Gedung Futsal

Sementara Camat Kuripan, Hamdi, menjelaskan bahwa usulan awal pembangunan gedung serba guna tersebut memang diperuntukkan olahraga futsal.

“Ketika peralatan lapangan futsal seperti karpet dan tiang gawang belum datang, gedung itu memang sempat digunakan untuk bulutangkis,” jelas Hamdi.

“Perlu diketahui bahwa Kuripan memiliki 24 klub futsal dengan ratusan pemain. Kemudian karena lapangan futsal dikelilingi jaring pembatas, tidak mungkin satu gedung dibuat dua lapangan,” imbuhnya.

Hamdi juga menyebut sudah mengakomodasi agar gedung bulutangkis dihibahkan ke desa. Selanjutnya desa yang melanjutkan untuk perbaikan dan pengelolaan.

“Karpet sudah disediakan dan tinggal pemasangan. Namun karena gedung bulutangkis belum direhab, terpaksa mereka bersabar dulu,” cetus Hamdi.

Unggahan Wilunadi melalui Facebook, juga sudah mendapat perhatian Bupati Hj Noormiliyani AS.

“Nanti dikonfirmasikan kepada Camat Kuripan dulu. Kalau dinamai gedung serba guna, berarti dapat digunakan untuk semua aktivitas, termasuk berbagai olahraga dan acara di kecamatan,” sahut Noormiliyani.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Batola

Anjir Muara Batola Dilanda Api Lagi, Dua Rumah Ludes
Pilkades Serentak di Batola

Batola

Pilkades Serentak di Batola, Cakades Jelapat 2 Mekarsari Diadukan
apahabar.com

Batola

Akhiri Siaga Karhutla, Bupati Batola Pantau Kawasan dari Udara

Batola

Diduga Terjatuh, Seorang ABK Tug Boat Hilang di Sungai Barito

Batola

Tiga Hari Tenggelam di Sungai Barito, Penumpang Feri Sungai Gampa Ditemukan
Jalan Nasional

Batola

Jalan Nasional di Mandastana Batola Diputus Banjir, Ratusan Motor Mogok
GOR

Batola

GOR Setara di Batola Sudah Rampung, Begini Penampilannya
apahabar.com

Batola

Tunggu Hasil PCR, Operasional IGD Abdul Aziz Marabahan Tertunda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com