Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru

Tak Kalah dengan ASN, Penghasilan Pedagang Sayur ini Setara UMK di Kotabaru

Bukan hanya Aparatur Sipil Negara (ASN) atau karyawan perusahaan saja yang punya penghasilan di atas rata-rata.
- Apahabar.com     Senin, 13 Desember 2021 - 12:09 WITA

Tak Kalah dengan ASN, Penghasilan Pedagang Sayur ini Setara UMK di Kotabaru

Salim tetap bersemangat menjajakan sayuran demi mencukupi keperluan hidup keluarga di pusat Kotabaru. Foto-apahabar.com/Masduki.

apahabar.com, KOTABARU – Bukan hanya Aparatur Sipil Negara (ASN) atau karyawan perusahaan saja yang punya penghasilan di atas rata-rata.

Penghasilan pedagang sayur segar di Kotabaru, Salim, juga tak kalah dengan ASN atau karyawan perusahaan.

Pria 30 tahun asal Amuntai itu menjajakan sayurannya menggunakan motor Yamaha Jupiter Z. Memasuki gang-gang kecil, setiap hari dia mendatangi pembeli atau warga yang memang sudah menjadi langganannya.

Aktivitas itu dia lakukan dari pagi sampai siang. Sayangnya selama pandemi, penghasilannya agak menurun.

“Iya, kalau musim pandemi seperti ini penghasilan saya menurun. Tapi, saya tetap harus jualan demi menafkahi keluarga di rumah dan bayar kontrakan,” ujar Salim, dijumpai apahabar.com, Senin (13/12) pagi.

Salim juga sedikit bercerita lika-likunya sebagai pedagang sayur. Pertama, dia harus bangun lebih pagi setiap hari untuk belanja di pasar subuh. Belanjaan itu dia kemas untuk kemudian dijajakan.

Selanjutnya, mulai pukul 7.30 WITA, Salim mulai start berjualan hingga siang pukul 13.00 atau 14.00 WITA.

“Biasanya saya berangkat dari setengah delapan sampai jam satu atau jam dua siang sudah habis, dan pulang ke rumah,” ucap Salim.

Meski demikian, pria yang masih kental dengan logat Amuntai ini sempat malu-malu saat ditanya penghasilannya perhari. Tapi kemudian dia bersedia membeberkan angkanya.

Hasilnya ternyata cukup fantastis. Bahkan, jika dihitung per bulan, penghasilannya sama dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) di Kotabaru yang ditetapkan Gubernur Kalsel November tadi senilai Rp3.048.796.

“Kalau penghasilan saya per hari cukup saja buat keluarga dan bayar kontrakan. Biar sedikit tapi halal, dan berkah untuk keluarga. Rata-rata, sehari itu saya dapat untung Rp100 ribu lebih,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

BUMDes Pesona Rejo Jaya

Kota Baru

Kembangkan Wisata Daerah, BUMDes Pesona Rejo Jaya Kotabaru Didorong Bisa Go Nasional
Kasrem 101/Antasari

Kalsel

Kunker ke Kotabaru, Kasrem 101/Antasari Tekankan Prajurit Kodim 1004 Makin Solid
Pembangunan Musala

Kota Baru

Terganjal Biaya, Pembangunan Musala di Pelosok Kotabaru Mangkrak
Garda Kumdatus

Kalsel

Tuntut Plasma Perusahaan, Garda Kumdatus Turun Gunung ke DPRD Kotabaru Minta Hearing

Kota Baru

Hari ini, 7 Warga Kotabaru Positif Covid-19
apahabar.com

Kota Baru

Dispersip Kotabaru Ingin SIKD Tiap SKPD dan Kecamatan Kembali Aktif

Kota Baru

Cegah Paparan HIV dan TBC, Tahanan-Napi di Lapas Kotabaru Diskrining
Patmaraga

Kota Baru

Peduli Korban Kebakaran Patmaraga Kotabaru, Warga Pamukan Utara Sumbang Belasan Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com