Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru

Terungkap! Oknum TNI Berpangkat Kolonel Penabrak dan Pembuang Jenazah 2 Remaja di Nagrek

- Apahabar.com     Sabtu, 25 Desember 2021 - 10:26 WITA

Terungkap! Oknum TNI Berpangkat Kolonel Penabrak dan Pembuang Jenazah 2 Remaja di Nagrek

Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad), Letjen Chandra Warsenanto Sukotjo. Foto: Koran-jakarta.com

apahabar.com, JAKARTA – Pelaku penabrakan dan pembuangan jenazah dua remaja di Nagrek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terungkap.

Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad), Letjen Chandra Warsenanto Sukotjo membenarkan jika pelaku yang sedang diperiksa Polisi Militer Kodam (Pomdam) XIII/Merdeka adalah Kolonel Inf Priyanto.

Priyanto saat ini menjabat Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Korem 133/Nani Wartabone (NWB) yang bermarkas di Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Korem NWB berkedudukan di bawah Kodam Merdeka.

“Betul Mas,” kata Chandra di Jakarta, Sabtu (25/12) dilansir Republika.co.id.

Chandra juga membenarkan, Kolonel P sedang diperiksa intensif oleh penyidik Pomdam Merdeka.

Kasus penabrakan pasangan sejoli Handi Saputra (16) dan Salsabila (14) di wilayah Nagreg, Kabupaten Bandung, terjadi pada 8 Desember 2021.

Warga di lokasi dilarang ikut membantu menangani insiden kecelakaan itu. Warga pun berhasil memotret tiga orang yang menggotong Handi dan Salsa, yang dimasukkan ke dalam mobil Panther hitam. Foto tersebut viral di media sosial.

Ternyata, tiga personel TNI AD penabrak itu bukannya membawa kedua korban ke rumah sakit, malah membuang Handi dan Salsa di Sungai Serayu. Jenazah keduanya ditemukan di dua titik berbeda di sepanjang Sungai Serayu yang masuk wilayah Kabupaten Cilacap dan Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) pada 11 Desember lalu.

Selain Kolonel Priyanto, kedua pelaku lainnya adalah Kopral Dua (Kopda) DA, personel Kodim 0730/Gunung Kidul, Kodam IV/Diponegoro serta Kopda Ahmad, anggota Kodim 0716/Demak. Saat ini, baik Kopda DA dan Ahmad juga sedang diperiksa penyidik Pomdam Diponegoro di Kota Semarang.

Timbul pertanyaan, mengapa perwira menengah (pamen) yang berdinas di Gorontalo bisa bersama dua personel TNI AD dari Jateng? Ternyata Kolonel Priyanto sebelumnya berdinas di Kodam Diponegoro. Dia menjabat sebagai Inspektur Utama Umum Inspektorat Kodam (Irutum Itdam) Diponegoro. Ketiganya pun dijerat dengan pasal berlapis.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Prantara Santosa mengatakan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, meminta penyidik POM melakukan penuntutan hukuman maksimal sesuai tindak pidananya.

“Jendera Andika juga telah menginstruksikan penyidik TNI dan TNI AD serta Oditur Jenderal TNI untuk memberikan hukuman tambahan pemecatan dari dinas militer kepada tiga oknum anggota TNI AD tersebut,” kata Prantara.

Termasuk Kolonel P, Panglima TNI Perintahkan Pecat Oknum Penabrak 2 Remaja di Nagreg!

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Seorang Pria Tertangkap Tangan Miliki 3 Paket Sabu 
apahabar.com

Hukum

Saat Tidur Pulas, Ibu Muda di Martapura Dibekap Maling
apahabar.com

Nasional

Akhirnya, Reza Artemevia dan Puluhan WNI di Vietnam Bisa Pulang
Hoaks

Nasional

Waspadai Hoaks Omicron, Varian Baru Covid-19
Setya Novanto

Nasional

Beredar Foto Setya Novanto dan HP di Lapas, Ditjen PAS Usut dari Mana Asalnya
Buket Uang Raksasa

Nasional

Viral, Pengantin Pria Bawa Buket Uang Raksasa Rp68 Juta untuk Seserahan Nikah
apahabar.com

Nasional

Mardani H Maming Jabat Ketum BPP Hipmi, Endang: Kebanggaan Masyarakat Kalsel

Nasional

Diduga Ditembak KKB, Siswa SMA di Puncak Papua Tewas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com