[FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka Ini Daftar Korban Kecelakaan Beruntun di Balikpapan

Wacana Penghapusan Kelas Rawat Inap, BPJS Kesehatan Balikpapan Beri Penjelasan

BPJS Kesehatan akan menghapus kategori kelas rawat inap mulai 2022.
- Apahabar.com     Selasa, 14 Desember 2021 - 21:32 WITA

Wacana Penghapusan Kelas Rawat Inap, BPJS Kesehatan Balikpapan Beri Penjelasan

Pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Balikpapan. Foto-apahabar.com / Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – BPJS Kesehatan akan menghapus kategori kelas rawat inap mulai 2022.

Kategori rawat inap yang sebelumnya dibagi kelas 1, 2, dan 3, akan diubah menjadi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

Hal ini sesuai dengan pernyataan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) beberapa waktu lalu.

Terkait hal itu, Kepala cabang BPJS Kesehatan Balikpapan, Sugiyanto, masih menunggu regulasi resmi dari pusat mengenai petunjuk teknis pelaksanaan penghapusan kelas. Ia mengakui hal tersebut memang telah ramai dibicarakan.

“Saat ini memang kami belum mendapat informasi resmi dari pusat. Kami BPJS Kesehatan masih menunggu regulasi lebih lanjut terkait kelas standar ini,” ungkapnya pada Selasa (14/12).

Ia menambahkan penghapusan kategori kelas diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 tentang Jaminan Kesehatan.

Dalam Pasal 54A dan 54B di Perpres tersebut, disebutkan kelas standar BPJS Kesehatan diterapkan secara bertahap paling lambat tahun 2022.

“Untuk kelas mungkin akan dihapus, digantikan kelas standar sesuai dengan Peraturan Presiden. Tapi lengkapnya sampai saat ini kami belum bisa memberikan jawaban. Yang pasti memang sudah ada pembahasan terkait ini,” katanya.

Hingga kini pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut dari pusat. Jika benar wacana penghapusan kelas tersebut diberlakukan, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu.

“Pasti kami akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu sebelum itu diterapkan. Lalu berkoordinasi dengan rumah sakit mengenai hal ini. Sudah ada rumah sakit yang bertanya-tanya tapi ya sampai saat ini kami masih menunggu dari pusat dulu,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Bahas Ibu Kota dan Sekprov, DPRD Siap Temui Gubernur Kaltim
BKSDA

Kaltim

Kagetnya Petugas BKSDA Balikpapan Saat Tahu Ada Warga Pelihara 2 Buaya Sejak 1995

Kaltim

Nyolong Iphone Saat Penghuni Mandi, Pencuri di Rapak Balikpapan Terekam CCTV
Kecelakaan Air

Kaltim

Kecelakaan Air di Sungai Mahakam Tenggarong! Satu Keluarga Tenggelam, 2 Hilang

Kaltim

Kapolda Kaltim Bagikan Ratusan Paket Sembako kepada Nelayan Manggar
apahabar.com

Kaltim

SMAN 1 Balikpapan Terbakar, Dua Ruangan Hangus Dilalap Api
Santri Terpapar Covid-19

Kaltim

Warganya Terpapar Corona B117, Pemkot Balikpapan Tunggu Juknis Pusat

Kaltim

Bobol Gor Mini Kecamatan Balikpapan Barat, Rudi Diringkus Tim GGSB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com