Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Akomodir Perizinan Bangunan Sarang Walet, Dinas PMPTSP Kapuas Lakukan Pendataan

Terkait perizinan bangunan sarang burung walet. Dinas PMPTSP Kabupaten Kapuas, Kalteng, tengah bergerak melakukan pendataan.
- Apahabar.com     Rabu, 5 Januari 2022 - 23:54 WITA

Akomodir Perizinan Bangunan Sarang Walet, Dinas PMPTSP Kapuas Lakukan Pendataan

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kapuas, Gerek. Foto-apahabar.com/Irfansyah

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Terkait perizinan bangunan sarang burung walet. Dinas PMPTSP Kabupaten Kapuas, Kalteng, tengah bergerak melakukan pendataan.

“Kami saat ini sedang melakukan pendataan bangunan sarang burung walet yang statusnya ditetapkan sudah terlanjur terbangun,” kata Plt Kepala Dinas PMPTSP Kapuas, Gerek di Kuala Kapuas, Rabu (5/1).

Dalam pendataan dilapangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kapuas juga berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan.

“Jadi, dalam pendataan kami lakukan jemput bola kelapangan dan menerbitkan ijin bagi bangunan walet yang sudah terlanjur terbangun sesuai data yang diberikan kecamatan,” ujarnya.

Menurut Gerek pendataan ini tentunya memerlukan waktu. Karena untuk wilayah Kecamatan Selat saja, jumlah bangunan sarang burung walet sebanyak 288 unit.

“Intinya kita akan coba bijaksanai untuk menerbitkan izin bangunan sarang walet yang sudah terlanjur terbangun, walau pun tidak sesuai dengan regulasi yang ada karena inikan sifatnya keterlanjuran,” ucapnya.

Namun Gerek berharap tidak ada lagi bangunan sarang walet baru. Karena kebijakan perizinan ini untuk mengakomodir bangunan sarang walet yang lama.

“Kita tidak ingin nanti selalu hal yang sama terjadi, keterlanjuran, padahal bangunannya baru. Itu yang kita hindari,” katanya.

“Makanya kita mengimbau teman-teman dari kecamatan dan kelurahan pro aktif melakukan sosialisasi. Jangan masyarakat itu membangun sarang walet yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah aturan yang ada,” pungkas Gerek.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Duka Tahun Baru, Pemuda Teweh Tewas di Depan Kodim
apahabar.com

Kalteng

Godok 9 Raperda, Pansus DPRD Seruyan Kunker ke Kapuas
Gubernur Kalteng Sumbang Seluruh Gaji untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Kalteng

Gubernur Kalteng Sumbang Seluruh Gaji untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Kalteng

Simpan 18 Paket Sabu, Warga Panarung Palangka Raya Diringkus Polisi
Bupati Kapuas

Kalteng

Bupati Kapuas Lantik Muliadi Jadi Lurah Palingkau Baru
apahabar.com

Kalteng

Rapid Test Massal di Barut, Ratusan Warga Non Reaktif

Kalteng

Kades di Barito Utara Klarifikasi Tudingan Selingkuhi Istri Orang
Vaksin Covid-19

Kalteng

Siap-Siap Vaksin Covid-19 untuk Kalteng Tiba di Palangka Raya Besok
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com