Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Alasan 3 Polisi Pengeroyok Pemuda di Tabalong Belum Tersangka

Belum ada penetapan tersangka terhadap kasus penyerangan dua pemuda di depan RM Kalijo Tabalong
- Apahabar.com     Selasa, 4 Januari 2022 - 18:32 WITA

Alasan 3 Polisi Pengeroyok Pemuda di Tabalong Belum Tersangka

Penyerangan yang dilakukan 3 oknum kepolisian kepada dua pemuda di depan RM Kalijo, Pembataan, terekam kamera CCTV. Para pelaku kini disebut telah diamankan ke Polda Kalsel. Foto: Ist

apahabar.com, TANJUNG – Hampir sebulan berlalu, 3 oknum anggota Polres Tabalong yang mengeroyok dua pemuda di depan RM Kalijo belum ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi memiliki alasan tersendiri mengapa ketiga anggota Sabhara ini belum ditetapkan sebagai tersangka.

Belum adanya penetapan tersangka lantaran penyidik Satreskrim masih memeriksa sejumlah saksi di TKP pengeroyokan.

“Saksi yang diperiksa ada beberapa orang, di antaranya baru dijadwalkan untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin melalui Kasat Reskrim AKP Trisa Agus Brata, Selasa (04/01) sore.

Polres Tabalong sudah menerbitkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) pada kasus ini.

Sekalipun SPDP diterbitkan, ketiga terlapor masih berstatus saksi.

Gelar perkara dilakukan pekan ini.

“Jika pemeriksaan rampung segera akan dilakukan gelar penetapan tersangka,” sambungnya.

Kendati begitu, Riza mengatakan jajarannya telah bergerak cepat.

Misal, membuat laporan model A sesaat setelah kejadian.

“Laporan model A, laporan berdasar temuan anggota di lapangan,” ujar mantan penyidik Ditpolair Polda Kalsel ini.

15 Desember, jajarannya menerbitkan laporan nomor LP/A/241/XIl/2021/. Setelahnya, visum dilakukan para korban.

“Anggota langsung mengantar korban ke RSUDHB,’ ujar Riza.

Masih di hari yang sama, Riza memerintahkan kasat reskrim memeriksa semua yang terlibat.

Sekitar pukul 09.00, para saksi menjalani pemeriksaan hingga larut malam. Jumlahnya enam orang, termasuk dua korban.

Riza kemudian memerintahkan anggotanya mencari barang bukti, dari helm yang dipakai korban hingga sandal merk Carvil.

Hingga akhirnya pada Kamis, 17 Desember penyidik menemukan adanya indikasi penganiayaan pada keduanya.

“Kasus naik sidik,’ ujar Riza memerintahkan anggotanya menangani secara tuntas perkara ini.

Kasus ini juga langsung direspons oleh Tim Propam. Ketiganya lalu diperiksa. Dan ditahan di Polda Kalsel hingga kini.

Selain Peraturan Presiden tentang pelanggaran anggota Polri, mereka juga dikenakan pasal 170 ayat (1), ayat (2) ke 1 KUHPidana tentang pengeroyokan.

Kronologis pengeroyokan di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Adik Korban Kolam Eks Tambang Tala Histeris, Jasad Akhirnya Ditemukan!
PPKM Mikro

Kalsel

PPKM Mikro Diperpanjang, Kalsel Masuk Tambahan 5 Provinsi Prioritas Nasional
PDAM

Banjarmasin

Siap-Siap! PDAM Bandarmasih Setop 6 Jam Distribusi Air, Ketahui Wilayah Terdampaknya
Guru

Kalsel

Formasi Guru Dihapus, Dosen ULM: Kualitas Pengajar di Indonesia Berpotensi Anjlok
apahabar.com

Kalsel

Zona Merah Kembali ‘Sumbang’ 4 Positif Covid-19, Simak Kondisi Pasien
ULM Siap Terapkan Program Magang Tiga Semester Ala Menteri Nadiem Makarim

Kalsel

ULM Siap Terapkan Program Magang Tiga Semester Ala Menteri Nadiem Makarim
apahabar.com

Kalsel

Bantuan dari Kabupaten Banjar Meluncur ke Patmaraga Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Jadi Pejuang Kebaikan Bersama Komunitas Turun Tangan Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com