Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Banjir Aceh Timur, 6.003 Rumah di Tujuh Kecamatan Terendam

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur mencatat banjir terjadi 46 desa atau gampong di tujuh kecamatan.
- Apahabar.com     Sabtu, 1 Januari 2022 - 15:11 WITA

Banjir Aceh Timur, 6.003 Rumah di Tujuh Kecamatan Terendam

Banjir merendam sejumlah kecamatan di Aceh Timur. Foto-Arsip BNPB

apahabar.com, JAKARTA – Sebanyak 6.003 rumah di tujuh kecamatan, Kabupaten Aceh Timur terendam banjir. 2.751 warga dilaporkan mengungsi ke tempat yang lebih aman..

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur mencatat banjir terjadi 46 desa atau gampong di tujuh kecamatan.

“Data sementara hingga kini 6.003 unit rumah terendam dengan 19.352 jiwa terdampak banjir,” kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur Ashadi di Aceh Timur, Sabtu (1/1) seperti dilansir CNNIndonesia.com yang menguti Antara.

Hujan disebabkan hujan lebat. Para pengungsi sementara tinggal di rumah kerabat, madrasah atau sekolah dan tempat yang lebih tinggi.

Tak ada korban jiwa. Satu rumah dilaporkan rusak karena longsor.

“Begitu juga akses jalan ke Desa Bukit Seulamak, Kecamatan Bireum Bayeun putus total akibat tertimbun longsor,” kata Ashadi.

Pengungsi paling banyak ada di Desa Alue Sentang, Kecamatan Bireum Bayeun sebanyak 1.600 jiwa.

Ashadi mengatakan banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi sejak Kamis (30/12). Hujan menyebabkan sejumlah sungai di beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Timur meluap.

Saat ini, kata Ashadi, ketinggian air di beberapa titik terus meningkat. Ketinggian banjir berkisar 30 sentimeter hingga 1,2 meter. “Kami juga menyalurkan bantuan ke titik-titik pengungsian di sejumlah meunasah. Mudah-mudahan banjir segera surut, sehingga masyarakat bisa kembali ke rumah,” kata Ashadi.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kapolri Jendral Listyo Sigit

Nasional

Menanti Unit PPA Jadi Direktorat Tingkat Mabes dan Polda
apahabar.com

Nasional

KPK: Selewengkan Anggaran Penanganan Covid-19 Diancam Hukuman Mati
apahabar.com

Nasional

Curhat RT, Empat Tahun Jadi Budak Seks Oknum Polisi di Tapin
apahabar.com

Nasional

Viral, Video Pimpinan Muhammadiyah Pekalongan Wafat saat Salat di Masjid

Nasional

Anies Wajibkan Kantor di Zona Merah Jakarta WFH 75 Persen
apahabar.com

Nasional

Jelang Pelantikan Presiden, 30 Ribu Pasukan Gabungan Disiagakan
apahabar.com

Nasional

Polda Kalsel Pastikan Kasus Mutilasi Rahmadi Pembunuhan Berencana
Bupati Kolaka Timur

Nasional

Usai Diperiksa KPK di Polda Sultra, Bupati Kolaka Timur Diterbangkan ke Jakarta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com