Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam [ANALISIS] Tembok Retak RS Sultan Suriansyah Tuai Sorotan Aturan Baru Berlaku, Penumpang di Syamsudin Noor Masih Stagnan  Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik

Bantah Kabar Hoaks, Satgas Covid-19 Balangan: Jangan Takut Vaksin

Satgas Covid-19 Balangan himbau masyarakat jangan takut vaksin. Pasalnya, 84 persen warga sudah melakukannya tak mengalami efek buruk.
- Apahabar.com     Rabu, 19 Januari 2022 - 18:55 WITA

Bantah Kabar Hoaks, Satgas Covid-19 Balangan: Jangan Takut Vaksin

Satgas Covid-19 Balangan gelar konfrensi pers terkait kabar hoax usai vaksin seorang warga lumpuh, Selasa (19/1). Foto-apahabar.com/Istimewa

apahabar.com, PARINGIN – Satgas Covid-19 Balangan himbau masyarakat jangan takut vaksin. Pasalnya, 84 persen warga sudah melakukannya tak mengalami efek buruk.

“Karena sampai saat ini capaian vaksinasi kita di Balangan sudah mencapai 84 persen dari keseluruhan warga, yang artinya kita semua baik-baik saja,” kata Sekretaris Satgas Covid-19 Balangan, H Rahmi, Rabu (19/1).

Sebagai Plt Kepala BPD Balangan, Rahmi juga memastikan jika ada gejala timbul usai vaksin Covid-19 segera lapor kepada petugas pelayanan kesehatan terdekat.

Petugas dipastikan berkomitmen cepat tanggap menyikapi laporan dari masyarakat.

Sementara itu, belakangan ini heboh kabar seorang warga Desa Lok Panginangan Kecamatan Lampihong lumpuh akibat divaksin.

Namun setelah dikroscek ternyata hoax. Direktur RSUD Balangan dr Sudirman menegaskan berita itu tidak benar.

“Dapat kami sampaikan bahwa informasi yang telah beredar tersebut tidaklah benar,” kata Sudirman.

Kronologinya kata Sudirman, pada Sabtu (15/1) pasien datang ke IGD RSUD Balangan dengan keluhan nyeri kepala terasa berat, badan lemas, mual dan muntah, selama kurang lebih satu pekan.

“(Namun) Dari hasil anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang laboratorium, diagnosa sementara pasien dari dokter spesialis penyakit dalam adalah infeksi saluran kemih dan Hepatitis B,” jelas dia.

Kemudian, lanjut dia, dari dokter spesialis saraf diagnosa sementara mengarah ke encephalopathy hepatikum, tumor di dalam kepala, meningoencephalitis. “Dan dari dokter spesialis mata mengarah ke papilledema,”

Pasien sendiri ujarnya, akan direncanakan melakukan pemeriksaan CT SCAN kepala dan mata sebelah kiri.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Uni Eropa Blokir Kelapa Sawit, GAPKI Kalsel: Kasihan Petani Kecil
apahabar.com

Tak Berkategori

Ancam Pakai Celurit, Rampok Sikat Puluhan Juta Isi Toko Ponsel di Sampit
Gelombang

Tak Berkategori

Gelombang Setinggi 2 Meter, Nelayan Tanah Laut Diimbau Waspada
Lapas Tanjung Disuntik Vaksin

Tak Berkategori

Ratusan Warga Binaan Lapas Tanjung Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Tak Berkategori

Tewas di Rumah Sendiri, Pria di HSS Diduga Bunuh Diri
rupiah

Tak Berkategori

Meski Menguat, Rupiah Hari Ini Berpeluang Terkoreksi
Pemkab Balangan

Tak Berkategori

Ratusan Pejabat Fungsional Pemkab Balangan Dilantik, Simak Harapan Bupati Abdul Hadi
Sinovac

Tak Berkategori

Disuntik vaksin Sinovac, Wabup Tanah Laut Ngantuk
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com