Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia Keluh Kesah Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih

Bappenas Ingin IKN Buka Peluang Investasi Baru

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ingin Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser, Kalimantan Timur (Kaltim) dapat menjadi ruang investasi baru untuk jangka menengah maupun panjang.
- Apahabar.com     Rabu, 26 Januari 2022 - 20:27 WITA

Bappenas Ingin IKN Buka Peluang Investasi Baru

Bappenas ingin memfasilitasi investasi jangka menengah dan panjang lewat pembangunan ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur. Ilustrasi. Foto-ANTARA

apahabar.com, JAKARTA – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ingin Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser, Kalimantan Timur (Kaltim) dapat menjadi ruang investasi baru untuk jangka menengah maupun panjang.

“Pemindahan ibu kota ini sebagai ranah investasi tidak hanya untuk pemerintah tetapi justru kita ingin memberikan, fasilitasi, investasi jangka menengah dan panjang,” kata Amalia dalam Indonesia Economic Outlook 2022 dikutip dari Antara, Rabu (26/1).

Ia menyampaikan pemindahan ibu kota negara ke Kaltim dapat menciptakan ekonomi baru guna menyeimbangkan ekonomi antar wilayah di Indonesia.

“Investasi dan ekspor akan menjadi kunci pemulihan.

Artinya di tengah-tengah kita pulih, kita pemerintah harus memberikan fasilitas yang bagus, playing field yang besar untuk para investor berinvestasi di Indonesia,” ujarnya.

Tak hanya itu, IKN diharapkan dapat membangun identitas nasional yang baru sebagai ibu kota yang cerdas, hijau, indah, berkelanjutan, modern, dan berstandar internasional. Upaya tersebut diharapkan juga dapat menjadi bagian dari percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi.

“Yang bisa mendorong bergeraknya ekonomi di IKN adalah salah satunya pembangunan infrastruktur, termasuk infrastruktur logistik, infrastruktur dasar maupun infrastruktur pendukung lainnya,” jelas Amalia.

Pemerintah juga mempersiapkan strategi pengembangan ekonomi di wilayah ibu kota baru, di mana Samarinda dan Balikpapan akan menjadi kota pendukung.

Menurutnya, Samarinda akan menjadi pusat sektor energi yang berkelanjutan dan menjadi basis manufaktur untuk energi terbarukan.

Sementara, Balikpapan akan menjadi simpul proses hilirisasi industri pengolahan minyak dan gas menjadi produk petrokimia.

Lebih lanjut, wilayah di sekitar IKN akan dikembangkan menjadi enam klaster antara lain klaster industri teknologi bersih, klaster farmasi terintegrasi, klaster pertanian berkelanjutan, klaster ekowisata, klaster bahan kimia dan produk kimia, dan klaster energi rendah karbon.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Anggarkan Rp 1,9 Trliun untuk Reboisasi Nasional
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Sambut Siti Aisyah di Istana Merdeka
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Ingin Rasakan Kondisi Berdesakan di KRL
apahabar.com

Nasional

Kadin Kalsel: Rupiah Naik Jelang Tahun Politik

Nasional

BNN Ungkap Hasil Operasi War on Drugs 10 Provinsi, Kalsel 200 Gram Sabu
apahabar.com

Nasional

Buka Raker Kemenag, Jokowi: Fokus Mitigasi Dampak Korona dan Pelemahan Ekonomi Global
apahabar.com

Nasional

Jokowi Instruksikan Kementerian dan Pemda Selesaikan Tumpang Tindih Lahan
Pascabanjir Bandang

Nasional

Listrik di 5 Kabupaten/Kota Padam Pascabanjir Bandang di Flores Timur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com