Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia Keluh Kesah Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih

Bareskrim Polri Naikkan Perkara Ujaran Kebencian Edy Mulyadi ke Tahap Penyidikan

Bareskrim Polri menaikkan status perkara ujaran kebenciaan yang dilakukan Edy Mulyadi ke tahap penyidikan, pada Rabu (26/1).
- Apahabar.com     Rabu, 26 Januari 2022 - 15:53 WITA

Bareskrim Polri Naikkan Perkara Ujaran Kebencian Edy Mulyadi ke Tahap Penyidikan

Edy Mulyadi ramai dikecam di media sosial terkait pernyataannya menghina Kalimantan. Foto-YouTube/Edy Mulyadi

apahabar.com, JAKARTA – Bareskrim Polri menaikkan status perkara ujaran kebenciaan yang dilakukan Edy Mulyadi ke tahap penyidikan, pada Rabu (26/1).

Dalam perkara ini, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi dan lima saksi ahli serta penarikan laporan dari Polda Kalimantan Timur dan Polda Sulawesi Utara.

“Berdasarkan hasil gelar perkara oleh penyidik disimpulkan bahwa perkara ujaran kebencian oleh EM telah ditingkatkan statusnya dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo seperti dilansir Antara.

Setelah tahap penyidikan, lanjut Dedi, pengiriman surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Agung pada hari ini, Rabu (26/1).

“Selanjutnya pemanggilan terhadap Edy Mulyadi sebagai saksi dan beberapa orang lainnya untuk hadir pada hari Jumat (28/1),” kata Dedi.

Hari ini Bareskrim telah mengirimkan dua tim ke Polda Kalimantan Timur dan Polda Jawa Tengah untuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di wilayah tersebut, termasuk melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang berada di Jakarta.

Penyidik juga akan melakukan pemeriksaan barang bukti ke Laboratorium Forensik.

“Penanganan perkara masih berjalan, perkembangan akan disampaikan kembali,” ujar Dedi.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebutkan Polri menerima tiga laporan polisi, 18 pernyataan sikap dan 16 pengaduan dari berbagai elemen masyarakat terkait dengan ujaran kebencian oleh Edy Mulyadi.

Laporan tersebut diterima di sejumlah polda, yakni Polda Kalimantan Timur, Polda Sulawesi Utara, dan Polda Kalimantan Barat.

“Semua laporan polisi, pengaduan dan pernyataan sikap dari berbagai elemen masyarakat ditindaklanjuti dengan lakukan penyelidikan dan penyidikan oleh Bareskrim Polri,” kata Ramadhan.

Laporan terhadap Edy Mulyadi terkait dengan pernyataannya yang menyebutkan Kalimantan Timur yang menjadi ibu kota negara (IKN) merupakan tempat jin buang anak.

Salah satu kutipan Edy Mulyadi yang diduga menghina Kaltim di konferensi persnya berbunyi: “Ini ada sebuah tempat elite, punya sendiri yang harganya mahal, punya gedung sendiri, lalu dijual, pindah ke tempat jin buang anak (IKN baru).”

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Sambut Habib Rizieq Shihab, Ibunda Menanti dengan Seuntai Kalung Bunga Melati di Petamburan
apahabar.com

Nasional

Muara Baru Membara, Puluhan Kapal Jadi Tumbal
apahabar.com

Nasional

Pedangdut Cita Citata Terseret Fee Dana Bansos Rp150 Juta
apahabar.com

Nasional

Jokowi Presiden Paling Populer di Dunia
Imlek

Nasional

Tahun Baru Imlek, 25 Narapidana Konghucu Terima Remisi
apahabar.com

Nasional

Tingkatkan Pengawasan Akhir Tahun, Bea Cukai Gencar Menindak
Muhammad Kece

Nasional

Terungkap! Alasan Jenderal Napoleon Aniaya Muhammad Kece, Bela Akidah?
apahabar.com

Nasional

Pengumuman Hasil Seleksi CPNS 2019 Hari Ini, Cek Segera
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com