Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Bongkar Kebiasaan Pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Sebut Nasi Goreng

- Apahabar.com     Selasa, 11 Januari 2022 - 16:29 WITA

Bongkar Kebiasaan Pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Sebut Nasi Goreng

Shin Tae-yong didampingi penerjemah Jeong Seok-seo dalam podcast bersama Deddy Corbuzier. Foto: YouTube

apahabar.com, JAKARTA – Seusai menjadi runner up Piala AFF 2020, pelatih Shin Tae-yong membongkar kebiasaan buruk Timnas Indonesia.

Kebiasaan-kebiasaan tersebut bongkar Shin Tae-yong dalam podcast bersama Deddy Corbuzier, Selasa (11/1) malam.

“Pemain Indonesia, jeleknya apa?,” tanya Deddy Corbuzier kepada Shin Tae-yong yang kemudian dialih bahasa oleh interpretor Jeong Seok-seo

Lantas Shin Tae-yong menjelaskan setidaknya terdapat tiga kebiasaan jelek yang membuat kualitas pemain Timnas Indonesia masih di bawah negara Lain.

“Hal pertama kurang kurang mental profesional. Kemudian masalah makan dan ketiga adalah weight training,” paparnya.

Jawaban Shin sedikit membingungkan Deddy Corbuzier, terutama soal weight training, “Kenapa harus weight training? Mereka cuma pemain bola?” tanya Deddy.

Menurut Shin Tae-young, weight training juga dibutuhkan pesepakbola, terutama dalam kontak bodi dengan lawan. Tanpa weight training yang baik, skill juga sulit dikeluarkan dalam pertandingan.

Deddy juga mempertegas soal kebiasaan makan buruk pesepakbola di Indonesia. Shin langsung menjawab nasi goreng dalam Bahasa Indonesia.

“Nasi goreng dan gorengan lain yang kurang protein, tetapi terlalu banyak karbohidrat,” tegas Shin Tae-yong.

“Akibat pola makan dan gizi yang buruk, pesepakbola Indonesia kurang power. Saya sedang mencoba mengubah situasi itu, terutama dalam pemusatan latihan,” sambungnya.

Masalahnya Shin Tae-yong tidak lagi mampu mengontrol pola makan pemain Timnas Indonesia, setelah mereka memperkuat klub masing-masing.

“Setelah selesai training camp dan kembali ke klub, mereka tidak bisa lagi dikontrol. Makanya seharusnya setiap klub memiliki ahli nutrisi, selain kesadara pemain masing-masing” tandas Shin Tae-yong.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Timnas

Sport

Uji Coba Timnas Indonesia U-19 di Spanyol Tunggu Kesediaan Tim Lawan
apahabar.com

Sport

Tekuk Arema FC, Barito Putera Menutup Liga 1 di Peringkat 13
apahabar.com

Sport

Masih Tanpa Evan Dimas, Ini yang Jadi Fokus Jacksen
apahabar.com

Sport

Hadapi Gaethje Jadi Laga UFC Perdana Khabib Pasca Kewafatan Sang Ayah
apahabar.com

Sport

Usai Piala AFF U-18, Timnas Pertimbangkan Pemain Baru
apahabar.com

Sport

Hasil MotoGP Prancis 2020, Latihan Bebas 3 Quartararo Tercepat, Valentino Rossi? Link Live Streaming FrenchGP
Euro 2020

Sport

Jumpa Inggris di Euro 2020, Timnas Jerman Siapkan Pengawalan Khusus untuk Harry Kane
apahabar.com

Sport

Teledor, Sandi Sute Kembalikan Uang Kalteng Putra Rp475 Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com