Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia Keluh Kesah Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih

Catat, Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional 2022 Capai Rp451 Triliun

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada 2022 mencapai Rp451 triliun.
- Apahabar.com     Minggu, 16 Januari 2022 - 19:45 WITA

Catat, Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional 2022 Capai Rp451 Triliun

Pemerintah terus berupaya membantu dan memfasilitasi perajin UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan produksi untuk memulihkan ekonomi nasional saat pandemi Covid-19. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada 2022 mencapai Rp451 triliun.

“Presiden Jokowi telah menyetujui beberapa program PEN, disiapkan anggaran di tahun 2022 senilai Rp451 triliun yang terbagi tiga yaitu kesehatan, perlindungan sosial dan fasilitas fiskal untuk beberapa sektor yaitu UMKM maupun korporasi,” kata Airlangga seperti dilansir Antara, Minggu (16/1).

Airlangga menyampaikan hal tersebut seusai mengikut rapat terbatas dengan topik Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.

“Yang disetujui Bapak Presiden pertama terkait insentif fiskal properti atau Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) disiapkan perpanjangan sampai Juni 2022,” ungkap Airlangga.

Ketentuannya PPN DTP untuk rumah susun dan rumah tapak dengan nilai hingga Rp2 miliar PPN DTP sebesar 50 persen diperhitungkan sejak awal kontrak.

“Dan diharapkan rumah diselesaikan dalam waktu 9 bulan,” tambah Airlangga.

Selanjutnya PPN DTP diberikan sebesar 25 persen untuk harga jual rumah tapak dan rumah susun senilai Rp2-5 miliar.

“Selanjutnya Presiden juga setujui fasilitas PPNBM (Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah) yang ditangung pemerintah khusus sektor otomotif dengan harga penjualan di bawah Rp200 juta atau LCGC (Low Cost Green Car),” ungkap Airlangga.

PPNBM untuk LCGC saat ini adalah 3 persen, kemudian pemerintah akan memberikan fasilitas 0 persen pada kuartal pertama 2022.

“Artinya 3 persen PPNBM untuk LCGC ditanggung pemerintah, kuartal kedua 2 persen ditanggung pemerintah, di kuartal ketiga 1 persen ditanggung pemerintah, di kuartal 4 bayar penuh yaitu sesuai tarifnya 3 persen,” tambah Airlangga.

Kemudian untuk PPNBM produk otomotif seharga Rp200 juta-250 juta tarif PPNBM normal adalah 15 persen.

“Di kuartal 1 sebesar 50 persen ditanggung pemerintah jadi masyarakat membayar 7,5 persen, di kuartal kedua membayar ‘full’ sebesar 15 persen,” tambah Airlangga.

Selanjutnya menurut Airlangga, Presiden Jokowi, juga menyetujui “front loading” bantuan sosial.

“Yaitu perluasan bantuan tunai bagi pedagang kaki lima (PKL), warung dan nelayan dengan jumlah peserta diperkirakan 2,76 juta orang yaitu 1 juta PKL dan pemilik warung 1,76 juta nelayan dan penduduk ekonomi miskin ekstrim dengan besaran yaang diberikan Rp600 ribu per penerima,” kata Airlangga.

Pemberian bantuan tersebut akan dilaksanakan pada kuartal 1 2022.

“Akan segera dilaksanakan dan Presiden setuju bahwa untuk perlindungan sosial akan dilakukan ‘front loading’ di kuartal pertama,” ungkap Airlangga.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jubir Pemerintah: Kantor dan Pasar Rawan Penularan Covid-19
Harga Minyak

Nasional

Harga Minyak Terdongkrak Ramalan Kenaikan Permintaan
apahabar.com/pengendali

Nasional

Bappenas Pastikan Pemindahan Ibu Kota Masuk RPJMN 2020-2024
Bantah Bicarakan Amendemen

Nasional

Temu Jokowi-Parpol Bahas 5 Topik, Bantah Bicarakan Amendemen

Nasional

Perangi Perubahan Iklim, Amazon Gaungkan Penghapusan Karbon
apahabar.com

Nasional

Kaltim Ibu Kota, Kadin Kalsel Soroti Kesiapan SDM dan Infrastruktur Kalsel
apahabar.com

Nasional

HUT Ke-75, Kapolri Beri Kejutan Panglima TNI
apahabar.com

Nasional

Tak Sinkron dengan Daerah Penyangga, PSBB Transisi Jakarta Dinilai Tak Efektif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com