Mantan Istri Ngadu ke BK, Anggota Dewan Telantarkan Istri di Balikpapan Surat Aduan Diskriminasi Upah dari Serikat Pekerja Tabalong Tak Direspons Kemenaker, DPP FSP KEP Turun Tangan [WAWANCARA] “Demi Allah Kakek Sarijan Tidak Melawan Polisi” Penggerebekan Maut Kakek Sarijan Bukan Semata Pengembangan Kasus Tren Kenaikan Omicron, Presiden Jokowi: Tetap Waspada dan Jangan Panik

Ciamik! 6 Lokasi Wisata Wajib Dikunjungi Saat Nonton MotoGP Mandalika

Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, siap helat MotoGP 2022, 13-14 Feberuari mendatang.
- Apahabar.com     Sabtu, 15 Januari 2022 - 18:49 WITA

Ciamik! 6 Lokasi Wisata Wajib Dikunjungi Saat Nonton MotoGP Mandalika

Sirkuit Mandalika jadi tuan rumah perhelatan MotoGP 13-14 Februari 2022. Foto-net

apahabar.com, LOMBOK – Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, siap helat MotoGP 2022, 13-14 Feberuari mendatang.

Namun, jika sudah di Mandalika, jangan lewatkan lokasi wisata yang jaraknya tak jauh dari sirkuit yang persis menghadap samudera Hindia itu.

Terdapat enam lokasi wajib dikunjungi saat menyaksikan langsung MotoGP Mandalika, seperti dikutip dari siaran resmi Pegipegi berikut ini:

Pantai Seger

Letaknya yang tidak jauh dari Pantai Kuta atau berjarak sekitar 9 menit berkendara, Pantai Seger cukup akrab dengan wisata kebudayaan. Pantai ini mempunyai event tahunan yang seru bernama, Bau Nyale.

Ratusan warga berkumpul di pinggir pantai untuk mengumpulkan cacing laut jelmaan Putri Nyale. Sosok legenda yang rela menceburkan diri ke dalam laut supaya tidak terjadi perpecahan di Lombok.

Pantai Tanjung Bongo

Pantai Tanjung Bongo terletak di balik Bukit Merese dan bisa dicapai dengan berjalan kaki, Pantai Tanjung Bongo terbilang masih sepi dan bersih, plus belum banyak yang tahu akan pantai ini. Pasirnya yang putih halus, makin cantik dengan kombinasi air lautnya yang bening. Di pinggir pantainya terdapat semacam kolam atau jacuzzi alami yang asyik digunakan untuk berendam dan berenang.

Bukit Merese

Berjarak sekitar 12 menit berkendara dari Sirkuit Mandalika, Bukit Merese wajib masuk ke dalam daftar tempat yang harus Anda datangi. Meski membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk bisa naik ke puncak bukit, namun lelah serasa akan langsung terbayar oleh cantiknya panorama Mandalika dari ketinggian. Garis Pantai Tanjung Aan dan Pantai Kuta serta gradasi warna biru air lautnya semakin memanjakan mata.

Ditambah lagi, rerumputan hijau dan semilir angin laut yang siap menyambut. Datanglah pada petang hari bila ingin melihat matahari terbenam dan kenakan alas kaki yang nyaman untuk mendaki santai.

Pantai Tanjung Aan


​​​​​​​
Selain langsung berhadapan dengan Samudra Hindia, letak Pantai Tanjung Aan juga tidak jauh dari Bukit Merese atau sekitar 4 menit berkendara. Pantai Tanjung Aan terlihat melengkung dengan air yang jernih berwarna kebiruan. Pasir putih yang terhampar terkesan menawan dilengkapi ombak yang landai. Pastinya memikat hati, terutama bagi yang hobi berenang dan snorkeling.

Pantai Kuta Mandalika

Tidak hanya Bali, Lombok juga punya pantai bernama Kuta yang disebut sebagai pantai terpanjang di Mandalika. Pantai cantik ini berjarak sekitar 18 menit berkendara dari Sirkuit Mandalika dan dikelilingi pepohonan rindang serta gazebo yang bisa dimanfaatkan pengunjung pantai untuk beristirahat atau berteduh saat matahari terik. Pantai Kuta Mandalika telah dilengkapi dengan fasilitas bermain anak.

Jangan lupa untuk memakai topi bila mampir pada siang hari untuk melindungi diri dari teriknya matahari. Anda bisa berpiknik di tepi pantai, membawa makanan dari rumah, atau makan siang di restoran terdekat.

​​​​​​​Desa Sade

Desa Sade berjarak sekitar 27 menit berkendara dari Sirkuit Mandalika. Di desa ini wisatawan bisa berinteraksi dengan penduduk asli Lombok, yaitu suku Sasak. Selain itu, wisatawan juga bisa melihat langsung proses menenun kain, memancing, dan menjala ikan.

Uniknya, di Desa Sade semua bangunan rumah di desa ini masih sangat tradisional dengan atap rumah yang terbuat dari ijuk, tembok dari anyaman bambu (tanpa paku), dan lantainya masih beralaskan tanah. Sembari melihat demonstrasi perempuan yang menenun di sana, Anda bisa melihat-lihat aneka kerajinan tangan yang dipamerkan di berbagai penjuru yang bisa Anda beli sebagai buah tangan.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ikut Kawal TPS, BKD Prabowo-Sandi Kalsel Pastikan Tak Ada Gesekan
apahabar.com

Nasional

Tak Gentar, Sultan Khairul Saleh Pilih Setia ke Prabowo-Sandi
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Kapolri dan Panglima TNI Bertolak ke Papua
apahabar.com

Nasional

Diundang Raja Salman ke Arab Saudi, Jokowi Sempatkan Ibadah Umrah di Tanah Suci
apahabar.com

Nasional

Setelah Erick Cs, Giliran Kapolri Tito Dipanggil ke Istana
apahabar.com

Nasional

UMP 2021 Tidak Naik, Tepatkah?

Nasional

Viral Usir Jemaah Pakai Masker di Bekasi, Pengurus Masjid Kerap Ditegur Abaikan Prokes
apahabar.com

Nasional

Pesawat Tim Penjemput 245 WNI Mendarat di Bandara Wuhan China
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com