Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia Keluh Kesah Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih

Dari Kasus “Aku Korban Pemerkosaan” di Kalsel, Aktivis Singgung Fenomena No Viral No Justice

Kasus mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang diperkosa oknum aparat di Kalsel terus menjadi sorotan. Baru-baru ini media sosial heboh. Korban pemerkosaan buka suara, karena pelaku dihukum ringan.
- Apahabar.com     Senin, 24 Januari 2022 - 14:43 WITA

Dari Kasus “Aku Korban Pemerkosaan” di Kalsel, Aktivis Singgung Fenomena No Viral No Justice

Salah satu unggahan mahasiswi korban pemerkosaan oknum aparat di Kalsel. Foto-Tangkapan Layar

apahabar.com, BANJARMASIN – Kasus mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang diperkosa oknum aparat di Kalsel terus menjadi sorotan.

Baru-baru ini media sosial heboh. Korban pemerkosaan buka suara, karena pelaku dihukum ringan.

“Aku korban pemerkosaan oleh oknum aparat, tapi terdakwa hanya dihukum 2 tahun 6 bulan?” tulis akun berinisial D yang diduga merupakan korban pemerkosaan dimaksud.

Dalam postingannya, D yang merupakan mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengaku kehilangan masa depan dan seakan tak punya lagi tujuan hidup.

Aktivis dari Narasi Perempuan, Rizki Angga Rini Santika Febriani, mengapresiasi langkah korban yang berani bicara kepada publik.

“Menceritakan kembali hal yang traumatis itu tidak mudah,” ucapnya kepada apahabar.com, Senin (24/1).

Ini sekaligus menjadi tamparan keras bahwa kasus kekerasan seksual belum tuntas di Kalimantan Selatan, khususnya Kota Banjarmasin. Terlebih, kata dia, pelaku merupakan bagian penegak hukum.

Menurut Kiki, sapaan akrabnya, kasus D yang ramai di media sosial seolah menjadi bukti bahwa sistem perlindungan bagi korban kekerasan seksual tidak dengan mudah didapatkan melalui proses hukum.

Melihat cerita D, dia menilai hukuman dua setengah tahun yang dijatuhkan kepada BT berpangkat Bripka dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Banjarmasin tak setimpal dengan apa yang ia alami. Apalagi, pelaku malah diketahui sedang mempersiapkan upaya banding.

“Ada kemungkinan berarti jika pengajuan keberatan yang dilakukan oleh pelaku diterima hukuman yang didapatkan pelaku menjadi lebih ringan,” ujarnya.

Padahal, lanjut Kiki, jika dilihat dari kronologinya, kasus ini bukan hanya pemerkosaan saja, melainkan juga ada relasi kuasa.

“Ada ancaman untuk meminum atau mobil tidak jalan, ada bujuk rayu dan usaha memberikan uang agar penyintas mencabut laporan bahkan janji untuk menikahi penyintas,” bebernya.

Lebih lanjut, dirinya melihat saat ini fenomena “No Viral No Justice” juga marak di berbagai daerah. Ada keyakinan bahwa keadilan hanya didapatkan penyintas jika kasusnya viral.

Harusnya, kata dia, ini menjadi kritik bagi penegak hukum. “Kok bisa prosedur penegakan hukum tidak memberikan keadilan sampai kasusnya menunggu viral terlebih dahulu?,” pungkasnya.

Terpisah, Dekan Fakultas Hukum ULM Prof Abdul Halim Barkatullah mengaku baru tahu kasus yang menimpa mahasiswinya pada Minggu (24/1) malam.

“Kami baru tau juga tadi malam,” katanya lewat pesan singkat Whatsapp, Senin (25/1).

Namun, pihaknya memastikan tak akan tinggal diam. FH ULM sudah membentuk Tim Penanganan dan Advokasi.

“Kami masih memperdalam juga kasus ini,” tutupnya.

Informasi dihimpun apahabar.com, sejumlah pihak yang turut digawangi salah seorang aktivis Narasi Perempuan juga ingin mengajukan banding ke Kejaksaksaan terkait kasus ini.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Curanmor

Kalsel

Polsek Banjarmasin Utara Tangkap Dua Pelaku Curanmor
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Remaja di Pinggir Jalan Landasan Ulin, Polsek Banjarbaru Barat Ingatkan 3M
apahabar.com

Kalsel

Doa Ribuan Anak Yatim Sambut Operasional Terminal Baru Syamsudin Noor
apahabar.com

Kalsel

VIDEO: Ketatnya Reka Ulang Pembunuhan Istri Muda Pembakal HST
apahabar.com

Kalsel

Peduli Sesama, FKS Tanbu Salurkan 5 Armada Bantuan untuk Korban Kebakaran di Patmaraga Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Masih Ada Warga Tak Bermasker, Bupati Kotabaru Kembali Turun ke Jalan

Kalsel

Oknum ASN PUPR Tapin dan Kontraktor Terdakwa Korupsi Proyek Tebing Siring Kembalikan Kerugian Negara
apahabar.com

Kalsel

Dikejar Intel Kodim, Garong Kabel di Taman Kamboja Ngacir ke WC
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com