Pembunuhan di Datar Laga Hantakan, Polisi Imbau Jaga Kondusifitas  Presiden Jokowi: Keliru Jika Uang Rakyat Dibelanjakan Barang Impor Siap-Siap, Mulai 10 Juni ASDP Naikkan Tarif Penyeberangan Feri Kotabaru-Batulicin  Menolak Lupa Tragedi Jumat Kelabu Banjarmasin Bangun Rumjab Wali Kota, Pemkot Banjarmasin Ngutang, Baru Lunas Akhir 2022

Dianggap Mirip Gereja, Warga Bima Bongkar Atap Musala

- Apahabar.com     Rabu, 19 Januari 2022 - 06:42 WITA

Dianggap Mirip Gereja, Warga Bima Bongkar Atap Musala

Ilustrasi. Foto-net.

apahabar.com, JAKARTA – Tindakan warga Bima, Nusa Tenggara Barat, yang membongkar paksa atap musala, disesalkan Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama, Wawan Djunaedi. Atap musala tersebut dinilai warga mirip dengan gereja.

Wawan Djunaedi mengatakan pembongkaran itu terjadi karena warga sekitar mengaku keberatan terhadap desain atap musala yang sedang dibangun pemerintah, yang dianggap menyerupai gereja.

“Jadi sebetulnya itu ada kesalahpahaman terkait desain musala. Jadi desain masjid dianggap masyarakat menyerupai rumah ibadat tertentu. Ya [mirip gereja]. Kita menyesalkan tindakan anarkis. Sebaiknya tindakan itu dibicarakan secara musyawarah,” kata Wawan, dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (18/1).

Wawan menjelaskan bahwa kabar pembongkaran atap musala itu didapatkannya pada tanggal 13 Januari 2022 lalu. Sebelum kejadian itu, ia mengaku mendapatkan informasi ada masukan dari warga sekitar desain atap musala itu mirip atap gereja.

Diketahui, musala itu merupakan bagian dari fasilitas umum yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di perumahan relokasi warga terdampak banjir Bima.

“Itu sudah dibicarakan dan ditindaklanjuti. Tapi belum ditindaklanjuti sudah keburu ada itu [tindak pembongkaran],” kata dia.

“Kita kan seharusnya bisa musyawarah kan, enggak sampai ada uang terbuang. Kalau dibongkar baik dan dimusyawarahkan kan lebih baik,” tambah dia.

Meski demikian, Wawan memastikan persoalan itu sudah diselesaikan oleh Pemerintah Daerah, Kemenag setempat dan FKUB.

Ia memastikan bahwa pengembang proyek itu akan mengubah desain atap musala. Ia juga mengatakan Bupati Bima sudah mengimbau pihak pengembang untuk mengubah desain atap musala.

“Ya atapnya sudah di ubah. Kita juga edukasi warga agar beragama bisa substantif. Tapi memang masyarakat butuh proses ke sana,” kata Wawan.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan warga membongkar atap musala viral yang diduga mirip gereja itu viral di media sosial. Tampak seorang warga membawa benda sedang menghancurkan genteng musala tersebut.

Di bawahnya berkerumun sekitar puluhan orang melihat aksi perusakan tersebut. Video itu juga mencantumkan keterangan bahwa kejadian itu terjadi di Bima, NTB.

“Dosa kah jika membangun masjid menyerupai gereja. kejadian di Bima”, tulis keterangan di dalam video viral itu.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Calon Duta Besar

Nasional

Beredar Calon Duta Besar, Ada Fadjroel Rachman Hingga Ketua Kadin Rosan Roeslani

Nasional

Aktor Berinisial BJ Ditangkap Terkait Kasus Narkoba, Ben Joshua: Bukan Saya
apahabar.com

Nasional

Demonstrasi di Wamena Berujung Anarkis, Bandara Wamena Ditutup

Nasional

Presiden Jokowi Klaim Penuhi Kebutuhan Listrik Jutaan Keluarga
apahabar.com

Nasional

Panik! 300 Warga Iran Tewas Minum Metanol Demi Cegah Corona

Nasional

Ikut Tren Add Yours di Instagram, Warganet Malah Kena Tipu
apahabar.com

Nasional

Serda JR Penembak Letkol Dono Miliki Senpi Legal
apahabar.com

Nasional

Gubernur: Penyalahguna Narkoba Jateng Capai 300.000 Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com