Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Dikalahkan Thailand Lagi, Timnas Indonesia Gagal Menangi Piala AFF 2020

- Apahabar.com     Sabtu, 1 Januari 2022 - 22:24 WITA

Dikalahkan Thailand Lagi, Timnas Indonesia Gagal Menangi Piala AFF 2020

Sekalipun sudah berusaha keras, Asnawi Mangkualam cs tetap gagal menyelesaikan mission impossible melawan Thailand. Foto: BolaSport

apahabar.com, SINGAPURA – Sempat mempertipis agregat, Timnas Indonesia tetap gagal mengalahkan Thailand di leg kedua final Piala AFF 2020 yang berakhir dengan skor 2-2 atau agregat 2-6, Sabtu (1/1) malam.

Tertinggal 0-4 secara agregat seusai leg pertama final, Indonesia mengawali leg kedua dengan baik lewat gol Ricky Kambuaya di menit 6.

Gol diawali kerja keras Ramai Rumakiek di kiri, bola dioper kepada Witan Sulaeman di kotak penalti.

Dalam kawalan lawan, Witan mendorong bola keluar kotak penalti dan disambar sepakan mendatar Ricky Kambuaya.

Bola sebenarnya tepat mengarah ke tangan Siwarak Tedsungnoen. Namun tangkapan sang kiper terlepas dan si kulit bundar pun bergulir ke gawang.

Thailand nyaris menyamakan kedudukan semenit berselang, seandainya sepakan Teerasil Dangda gagal diblok Fachruddin Aryanto.

Lantas diawali set piece tendangan sudut di menit 12, sepakan Supachok Sarachat di dalam kotak penalti menghantam tiang gawang.

Selanjutnya tak banyak peluang bersih yang dihasilkan kedua negara. Namun demikian, Indonesia berhasil terus menekan Thailand selama 15 menit terakhir menuju turun minum.

Mengawali babak kedua, Thailand melakukan tiga pergantian sekaligus. Salah satunya mengganti Teerasil Dangda dengan Adisak Kraisorn.

Dibanding babak pertama, Thailand lebih melakukan build up dari bawah ketimbang melepaskan umpan-umpan daerah.

Hasilnya di menit 53, Thailand berhasil menyamakan kedudukan sekaligus memperlebar agregat menjadi 5-1 berkat gol Adisak Kraisorn.

Diawali kemelut di depan kotak penalti, bola berakhir di kaki Bordin Phala yang langsung melepas sepakan ke gawang.

Bola dapat ditepis Nadeo Argawinata, tapi jatuh tepat di depan Adisak Kraisorn yang berdiri bebas dan langsung melepas tendangan ke gawang.

Tak lama berselang lewat proses yang nyaris sama, Thailand berbalik unggul 2-1. Umpan silang Bordin Phala yang ditepis Nadeo gagal, disapu Ramai Rumakiek.

Selanjutnya bola liar disambar sepakan akurat Sarach Yooyen dari luar kotak penalti. Dengan agregat 1-6, asa Indonesia melakukan comeback pun otomatis hilang.

Indonesia sebenarnya memiliki dua peluang membalas dalam waktu berdekatan di menit 60. Namun sundulan Egy Maulana Vikri melebar, sedangkan sepakan Hanis Sagara melambung.

Setelah tertinggal agregat 1-6, permainan Indonesia kembali seperti leg pertama final. Umpan-umpan yang seharusnya bisa mengurai tekanan Thailand, kerap tidak sampai.

Dalam tekanan Thailand, Indonesia membikin gol konselasi di menit 80. Umpan terobosan Witan Sulaeman berhasil dikejar Egy Maulana Vikri, lalu diselesaikan dengan sepakan mendatar ke tiang jauh.

Hingga pertandingan berakhir, skor imbang tidak berubah dan membuat Indonesia menelan kekalahan 2-6 secara agregat. Ini merupakan kekalahan keempat Garuda dari Thailand di final Piala Tiger/Piala AFF sepanjang sejarah.

Susunan Pemain

Timnas Indonesia (4-5-1): Nadeo Argawinata; Asnawi Mangkualam, Fachruddin Aryanto, Alfeandra Dewangga, Pratama Arhan; Witan Sulaeman, Rachmat Irianto (Evan Dimas ’73), Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri, Ramai Rumakiek (Irfan Jaya ’57: Dedik Setiawan (Hanis Sagara ’57, Syahrian Abimanyu ’85).

Timnas Thailand (4-4-1-1): Siwarak Tedsungnoen; Narubadin Weerawatnodom, Pawee Tanthatemee (Adisak Kraisorn ’46), Kritsada Kaman, Theerathon Bunmathan; Bordin Phala (Philip Roller ’71), Sarach Yooyen (Jenphop Phokhi ’85), Thanawat Siengchitthawon (Phitiwat Sukjitthammakul ’46), Supachok Sarachat; Chanathip Songkrasin; Teerasil Dangda (Weerathep Pomphan ’46).

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sport

Salam Metal, Sergio Aguero Resmi Berkostum Barcelona
Piala Menpora 2021

Sport

Selamat! Persija Jakarta Raih Juara Piala Menpora 2021

Sport

Mengulik Tingkah Unik Toprak Razgatlioglu, Juara Baru WSBK
apahabar.com

Sport

Manajemen Borneo Bantah Terlibat Pengaturan Skor

Sport

Torehkan Sejarah di Kejurnas, Atlet Panjat Tebing Kalsel Bawa Pulang 11 Medali
apahabar.com

Sport

Jadwal MotoGP Catalunya 2020, Jumat FP1 dan FP2 Tak Live Trans7, Quartararo Kurang Puas YM-1
apahabar.com

Sport

Bertekad Kembali ke Liga 1, Kalteng Putra Ikat 21 Pemain, Simak Daftarnya
Kemenpora Siapkan Opsi PON 2020 Papua Ditunda

Sport

Kemenpora Siapkan Opsi PON 2020 Papua Ditunda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com