Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia Keluh Kesah Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih

Disebut Pungut Puing Jet Tempur F-35, China: Kami Tidak Tertarik

- Apahabar.com     Jumat, 28 Januari 2022 - 06:37 WITA

Disebut Pungut Puing Jet Tempur F-35, China: Kami Tidak Tertarik

Ilustrasi, Jet tempur F-35 milik Amerika Serikat. Foto-Net. Foto-

apahabar.com, JAKARTA – China diduga memungut kepingan jet tempur F-35 milik pasukan militer Amerika Serikat yang jatuh di perairan Laut China Selatan. Di badan pesawat tersebut terkandung sejumlah teknologi rahasia AS.

Tuduhan itu langsung dibantah juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian.

“Kami tidak tertarik dengan pesawat mereka,” kata Zhao Lijian di Beijing, dilanir Republika, Jumat (28/1).

Menurut dia, bukan pertama kali ini saja AS mengalami kecelakaan di wilayah perairan yang disengketakan banyak negara, termasuk China itu.

“Pihak AS belum juga memberikan penjelasan tentang kecelakaan kapal selam nuklirnya belum lama ini, lalu ada lagi pesawatnya yang jatuh di Laut China Selatan,” ujarnya dalam pertemuan pers rutin.

Zhao mendesak AS dapat berpikir lebih positif demi terciptanya perdamaian dan stabilitas di kawasan daripada mengerahkan kekuatan.

Jet tempur F-35 milik AS tergelincir saat hendak mendarat di kapal induk USS Carl Vinson dalam patroli rutin di Laut China Selatan pada Senin (24/1).

Pilot pesawat tempur berhasil diselamatkan oleh helikopter, setelah kursi pilot terlontar. Tujuh orang lain yang mengalami luka akibat insiden itu juga berkondisi stabil.

Berdasarkan citra satelit yang diterima oleh China, peristiwa tersebut terjadi di 100 mil laut dari Pulau Luzon, Filipina. Di badan pesawat tersebut terkandung sejumlah teknologi rahasia sehingga AS tidak ingin pesawatnya jatuh ke tangan China.

Namun beberapa pengamat menduga kepingan pesawat nahas tersebut telah disentuh China terlebih dahulu sebelum berhasil ditemukan AS sebagai pemiliknya. Angkatan Laut AS berupaya mengamankan kepingan pesawat militer yang pengembangannya menelan biaya hingga 100 juta dolar AS itu.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Vaksinasi Covid-19 di Lokasi Wisata Tanah Laut

News

Kemenag Kotabaru: Vaksin Saat Berpuasa, Jangan Ragu
ASN

News

PNS Wajib Ikut Sensus Penduduk
Setubuhi Adik Ipar

News

Biadab! Pria di Kotabaru Setubuhi Adik Ipar Sejak Masih di Bawah Umur
Donor

News

Sambut HBP ke-58, Lapas Banjarmasin Gelar Donor Darah
PBSI

News

PBSI Kotabaru Salurkan Ratusan Bingkisan ke Penyapu Jalanan di Bulan Suci

News

Palsukan Tandatangan Jusuf Kalla, Arief Rosyid Dipecat dari DMI
Supeltas Banjarmasin

News

Cekcok Supeltas Berujung Maut di Banjarmasin, Ternyata Belum Semua ‘Pak Ogah’ Terdata
Mudik

News

Lampu Hijau Mudik Lebaran 2022, Angin Segar Sopir Angkutan di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com